Tata Kota
Ahli Konstruksi dari Singapura Garap Air Mancur Alun-alun Merdeka
Air mancur dibuat otomatis. Gerakan air bisa diatur sesuai selera. Lalu gerakan air itu akan dipadukan dengan permainan lampu yang warna-warni.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MALANG – Alun-alun Merdeka Kota Malang akan dilengkapi air mancur yang bisa menari dan permainan lampu seperti di Singapura. Khusus pembangunan air mancur juga akan dikerjakan ahli konstruksi dari Singapura.
Ongkos semua itu pakai dana tanggung jawab sosial perusahaan dari BRI sebesar Rp 5,9 miliar dan proyek revitalisasi dikerjakan oleh PT Antigo Agung Pamenang.
Project Manager PT Antigo Agung Pamenang, Donny Satria, menyatakan, khusus pembangunan air mancur akan dikerjakan rekanan dari Singapura. Sekarang ia membuat desain untuk ditawarkan ke rekanan tersebut.
“Sebelum kami tawarkan ke rekanan, desain tersebut akan kami berikan ke BRI, selaku investor. Kalau BRI setuju langsung kami kirim ke rekanan,” kata Donny, Selasa (24/2/2015).
Ia menjelaskan, rencananya sistem air mancur dibuat otomatis. Gerakan air bisa diatur sesuai selera. Lalu gerakan air itu akan dipadukan dengan permainan lampu yang warna-warni. Sorot lampu yang menimpa air akan terlihat seperti gerakan air menari.
“Model airnya langsung nyemprot dari tanah ke atas. Kolam di air mancur sebelumnya kami ratakan. Di tengah akan ada air mancur utama dan dikelilingi delapan air mancur kecil-kecil,” ujarnya.
Ia mengusahakan proses revitalisasi Alun-alun Merdeka akan selesai pertengahan April. Sebab, Wali Kota Malang, M Anton menginginkan renovasi alun-alun rampung sebelum 28 April 2015 ketika ada acara pertemuan wali kota seluruh Indonesia di Kota Malang.
“Kalau sesuai kontrak, renovasi Alun-alun Merdeka selesai 10 Mei 2015. Tetapi, kami berusaha pengerjaan alun-alun selesai April,” katanya.
Wali Kota mengatakan, pengerjaan alun-alun sudah mencapai 52 persen. Menurutnya, waktu pengerjaan alun-alun akan bertambah karena ada perubahan teknis pembangunan air mancur di lokasi. BRI menginginkan bangunan air mancur di alun-alun seperti di Singapura.
“BRI ingin pengerjaan air mancurnya dilakukan rekanan langsung dari Singapura. BRI ingin model air mancurnya beda dengan yang ada di Jatim. Model air mancurnya nanti bisa diatur seperti gerakan orang menari lengkap dengan permainan lampu,” katanya.