Banjir Madiun
Tim Basarnas dari Surabaya ke Madiun Cari Jasad Mbah Ginem
@portalSURYA - Mereka mencari jenazah Mbah Ginem (55) yang terseret banjir bandang bersama setengah bangunan rumahnya.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MADIUN - Tim Basarnas Jatim berbasis di Surabaya membantu pencarian korban banjir bandang di Dusun Dipo, Desa Segulung, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Sabtu (21/2/2015).
Mereka mencari jenazah Mbah Ginem (55), warga RT 34, RW 12 di Dusun Dipo yang terseret banjir bandang bersama setengah bangunan rumahnya. Jasad ibunya, Mbah Ginah (80), sudah ditemukan sekitar 3 Km dari rumahnya.
Tim Basarnas dari Surabaya terdiri dari 6 orang langsung menyisir sepanjang arus Sungai Seprahu dari lokasi awal korban hanyut hingga turun ke bawah.
"Kami baru mulai penyisiran hari ini, mulai awal korban hanyut hingga ke bawah, sekitar kantor Kecamatan Dagangan," terang Komandan Basarnas Jatim yang diterjunkan ke Madiun, Dyan Susetyo Wibowo, kepada SURYA.co.id.
Pria yang akrab dipanggil Dyan ini mengungkapkan, pencarian juga dibantu warga, BPBD Kabupaten Madiun dan anggota Koramil Dagangan. "Karena kami tak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan warga dan gabungan petugas itu," ucapnya.
"Kesulitan kami hanya di medannya. Karena air sungai terlalu kecil, banyak lumpur menutup sepanjang arus utama banjir bandang serta banyak sampah bertumpukan bercampur kayu-kayu berukuran besar," pungkasnya.