Banjir Madiun
Longsoran di Madiun Terlalu Banyak, 2 Backhoe Masih Kewalahan
@portalSURYA - Contohnya di jalan menuju Dusun Morosowo ini, satu tumpukan longsor membutuhkan waktu setengah hari.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MADIUN - Pemkab Madiun sudah mengerahkan dua backhoe untuk membuka ruas jalan menuju pusat Desa Mendak, Kecamatan Dagangan yang tertutup material longsor setinggi 15 meter dan sepanjang hingga 30 meter. Namun, dua alat berat itu masih kewalahan membersihkan material longsoran.
"Khusus jalan menuju RT 05, RW 02, Dusun Morosowo saja masih ada 9 titik yang harus kami bersihkan, kemungkinan pembersihan lumpur longsor menggunakan dua alat berat ini sampai dua hari ke depan," terang operator backhoe, Hambali, kepada SURYA.co.id, Sabtu (21/02/2015).
Pria berusia 33 tahun ini mengungkapkan, sebenarnya longsoran tanah itu sudah dibuang ke jurang selama seharian penuh, Jumat (20/02/2015) kemarin. Namun, lanjutnya, ternyata sisa longsoran masih sangat banyak.
"Contohnya di jalan menuju Dusun Morosowo ini, satu tumpukan longsor membutuhkan waktu setengah hari," imbuh warga Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun ini.
Kendati demikian, pihaknya berusaha maksimal untuk membersihkan puing dan lumpur longsor yang masih tersisa itu agar warga tidak ada yang terisolir lagi.
"Yang jelas sampai sore ini kami tetap bekerja dan berusaha maksimal mengusahakan jalan yang tertutup lumpur bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat lagi," pungkasnya.
LIKE Facebook SURYA | Follow Twitter SURYA