Breaking News:

BPKP Jatim Verifikasi Berkas Korban Lumpur PAT

Proses pembayaran sisa ganti rugi korban Lapindo harus diverifikasi dan diawasi BPKP karena menggunakan dana talangan dari pemerintah.

SURYA.co.id | SIDOARJO - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jatim mulai memverifikasi berkas korban lumpur Lapindo yang sampai saat ini belum lunas pembayaran ganti ruginya di Kantor Kecamatan Tanggulangin, Jumat (13/2/2015).

Proses pembayaran sisa ganti rugi korban Lapindo harus diverifikasi dan diawasi BPKP karena menggunakan dana talangan dari pemerintah.

Sebagai tahap awal verifikasi, BPKP menjaring aspirasi bersama warga lumpur Lapindo Desa Gempolsari di Kantor Kecamatan Tanggulangin. Dalam jaring aspirasi itu juga melibatkan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo.

“Jaring aspirasi ini merupakan satu tahapan BPKP untuk melakukan verifikasi. Data berkas korban lumpur Lapindo yang belum dilunasi pembayaran ganti ruginya. Warga ada yang sudah menerima ganti rugi 20 persen tapi ada juga yang masih belum menerima ganti rugi sama sekali,” tutur Camat Tanggulangin, Sentot Kun Mardiyanto.

Dari sekitar 13.000berkas korban lumpur dalam peta area terdampak, masih ada sekitar 3.000 berkas yang belum dilunasi pembayarannya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved