Breaking News:

Soal Retribusi, UPT Pasar Ikan di Lamongan Sering Dikadali Pedagang

"Kadang kita juga harus mengejarnya,"kata Zainal Abidin.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni
Surya/Hanif Manshuri
Petugas penarik retribsi seperti inilah yang sering dikadali pedagang ikan di Pazar Ikan Lamong, Jumat (6/2) 

SURYA.co.id |LAMONGAN - Banyaknya pedagang ikan yang nakal masuk ke Unit Pelayanan Teknik (UPT) Pasar Ikan Lamongan

Pasalnya banyak pedagang yang mengakali petugas penarik retribusi (karcis), tepat di pintu masuk Pasar Ikan.

Padahal UPT dituntut mencapai target sebesar Rp 1, 2 miliar pada 2015 ini. Dalam praktiknya, setiap pedagang yang membawa ikan ke pasar ada saja yang membayar tidak sesuai dengan jumlah blong atau keranjang yang berisi ikan.

Ada saja yang mengelabuhi petugas penarik karcis dengan memperkecil jumlah blong atau keranjang ikan.

Semisal di atas kendaraan yang mengangkut ikan ada 7 blong dan 6 keranjang, pedagang mengakui hanya 10 blung, 3 lainnya diakui kosong tidak ada ikannya.

Modus para pedagang itu sebenarnya diketahui piket penarik retribusi. Hingga pentugas pintu restribusi terpaksa harus memaksa pedagang untuk menambah lagi.

Namun tidak sedikit pedagang yang nakal dan tidak mau bayar.

Ada juga modus lain, yang mengangkut ikan dengan sepeda motor, banyak yang nyelonong dan sering menjanjikan akan
dibayar saat sudah laku.

Namun begitu keluar pasar, mereka seolah tidak punya tanggungan dan main selonong saja.

"Ada saja yang ndablek,"kata Muhammad Kholik dan Zainal Abidin, petugas Pasar Ikan kepada Surya.

"Kadang kita juga harus mengejarnya,"imbuhnya.

Kepala UPT Pasar Ikan, Sutamadji dikonfirmasi Surya, Jumat (6/2) terkait masalah yang dihadapi petugasnya, pihaknya melalui penarik restribusi tetap mengupayakan melakukan
pendekatan terbaik dan manusiawi.

"Harus ada pemahaman kepada pedagang. Karena UPT juga
ada target PAD,"katanya.

Menghadapi itu, petugas pintu masuk pasar harus meneliti seakurat mungkin jumlah bawaan para pedagang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved