Ngubek Tong Jambangan

tong berhias cantik itu sengaja diletakkan di depan pasar Jambangan, Surabaya.... dan ibu-ibu paling suka ngubek tong tersebut untuk mencari sesuatu..

Ngubek Tong Jambangan
Stefanie Fransisca Chandra

 

 

 

 

Stefanie Fransisca Chandra
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UK Petra Surabaya
fb.com/sizca.kwan

 

MAHASISWA Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Kristen Petra, Surabaya, menggali ide dengan membuat proyek cinta lingkungan Surabaya. Hal ini sejalan dengan visi UK Petra, to be a caring and global university, dalam kegiatan akademik dan non akademik, juga bentuk pengabdian masyarakat. Pameran karya mahasiswa DKV ini menjadi implementasi kepedulian tersebut dengan merangkul Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dengan obyek Destination Branding.

 

Jambangan dipilih menjadi destinasi karena berdasar studi literatur, wilayah Surabaya Selatan ini dominasi kawasan industri dan identik dengan limbah dan pencemaran. Di sisi lain Surabaya Selatan terdapat daerah yang dapat mengubah citra Surabaya menjadi kawasan pengelola sampah, yakni di daerah Jambangan.

 

Potensi Jambangan laik diangkat sebagai kota hijau, sesuai motto Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang menginginkan Surabaya sebagai kota yang tak hanya bersih namun juga hijau. Sebagai bentuk peduli lingkungan dan untuk menghijaukan wilayah Jambangan, setiap minggu sekali RT dikumpulkan sampahnya dan ditimbang, lalu dijual, contoh Anis, anggota Bank Sampah Jambangan.

 

Ubeg Jambangan menjadi salah satu karya pameran mahasiswa DKV UK Petra, yang unik dan menarik. Tong ubeg adalah unconventional media. Tong ini diletakkan di depan keramaian pasar sehingga menarik perhatian pengunjung pasar. Tong diisi hadiah, dari peralatan rumah tangga dan barang kebutuhan sehari-hari. Di dalam hadiah terdapat info menarik mengenai wilayah Jambangan dan go green. Fungsinya agar masyarakat Surabaya mengetahui, Jambangan merupakan salah satu wilayah hijau di Surabaya. Para pengubeg sampah pun membacakan pesan di dalam hadiah tersebut. “Ubeg Jambangan adalah wajah daur ulang Surabaya Selatan,” ujar salah satu ibu rumah tangga pengubeg tong ubeg berhadiah.

 

Berangkat dari pemikiran empat mahasiswa DKV UK Petra (Bobby Hartono, Anastasia Purwanto, Roy Handojo, Jeremy Limanto), pembelajaran daur ulang bermanfaat bagi ibu-ibu rumah tangga dan dapat diimplementasikan dalam keluarga. Di tangan keempat mahasiswa ini, tong ubeg diciptakan dengan bahan dasar botol bekas. Tong berhadiah ini dihias sedemikian rupa untuk memikat pengunjung pasar. Targetnya adalah ibu rumah tangga yang senang berjumpa hal baru dan menarik.

 

 “Saya sangat mendukung inovasi mahasiswa ini, apalagi jika ada anak Indonesia yang ingin belajar untuk daur ulang dan mulai menyebarkan pengetahuan mengenai daur ulang kepada orang lain. Semoga akan lebih banyak yang mau belajar daur ulang untuk menciptakan Indonesia hijau,” harap Eni, kader Bank Sampah Jambangan.

 


 

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved