Bangunan Saluran Air di Jl Tidar Dirancang Untuk Pejalan Kaki
Kekuatan bangunan itu dirancang untuk pejalan kaki bukan kendaraan besar. Jika dilewati kendaraan besar, bangunan tersebut akan jebol.
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | MALANG - Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Malang sudah mengecek bangunan saluran air rusak di Jl Sunan Kalijaga dan Jl Tidar.
DPU Berjanji segera memperbaiki bangunan saluran air yang jebol tersebut.
Kepala DPU Kota Malang, Jarot Edi Sulistyono mengatakan bangunan saluran air yang rusak tersebut merupakan bekas galian PDAM.
Kekuatan bangunan itu dirancang untuk pejalan kaki bukan kendaraan besar. Jika dilewati kendaraan besar, bangunan tersebut akan jebol.
“Terang saja jebol, karena bangunannya diguanakan untuk memutar truk. Kekuatan bangunan itu sebenarnya dirancang hanya untuk pejalan kaki,” kata Jarot, Minggu (25/1/2015).
Meski demikian, Jarot segera memperbaiki bangunan saluran air yang jebol tersebut.
Untuk bangunan saluran air di Jl Sunan Kalijaga akan diperbaiki menggunakan dana perawatan.
Sedangkan bangunan saluran air di Jl Tidar akan diperbaiki menggunakan APBD 2015 ini.
Sebelumnya diberitakan, kualitas pembangunan saluran air di Kota Malang bisa dibilang buruk. Beberapa saluran air yang baru dibangun sekarang kondisinya sudah jebol.
Seperti pembangunan saluran air di Jl Tidar, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Saluran air yang baru selesai dibangun satu minggu itu sekarang sudah jebol.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA