Argopuro dan Curah Manis Sempolan Tak Boleh Ada Permukiman

"Ada di dataran tinggi Hyang (Argopuro) dan Curah Manis Sempolan. Di gambar merah, itu menandakan adanya sebaran penduduk di kawasan itu."

Surat yang tertanggal 5 Januari itu dikirimkan kepada Bappekab Jember dan diteruskan ke seejumlah pihak, satu di antaanya ke DPRD Jember.

Wakil Ketua DPRD Jember Ayub Junaidi mengatakan sudah ada perubahan gambar peta wilayah yang disodorkan Pemkab. Ia juga menjanjikan tidak akan ada pengutak-atikan statud CA Nusa Barong.

"Tidak ada, kami sepakat semua itu bukan lokasi pariwisata. Nusa Barong menjadi cagar alam," ujar Ayub.

Pembahasan Raperda RTRW Jember 2011 - 2031 menarik perhatian sejumlah orang. Sebab pembahasan Raperda itu berjalan lama dan alot. Salah satu sumber kealotan yakni terkait pasal pertambangan mineral logam.

Terjadi tarik ulur. Sejumlah  fraksi di dewan ingin pertambangan mineral logam hanya dilihat sebagai potensi dan cukup dijaddikan bahan penelitian.  Sedangkan Pemkab ingin pertambangan mineral logam bisa dieksplorasi dan dieksploitasi.

Dan setelah beberapa kali tertundan, Senin (19/1/2015) DPR Jember akan menggelar rapat paripurna pengesahan Raperda itu menjadi Perda.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved