Carissa Nanushka Kapok Ditipu Teman
Carissa Nanushka punya pengalaman pahit bekerjasama dengan temannya yang berujung penipuan. Tak heran Carissa lebih suka bekerja sendiri.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA Online, SURABAYA - Tak pernah lewatkan kesempatan yang ada di depan mata. Itulah prinsip hidup wanita cantik asal Tabanan, Bali, ini. Setiap ada peluang bisnis, bisa dipastikan pemilik nama Carissa Nanushka Kumala Dewi ini akan langsung masuk di dalamnya.
Tak heran bila aktivitas sulung dari dua bersaudara ini beragam. Agenda perempuan yang akrab disapa Carissa ini dalam sepekan dipastikan sangat padat.
Selain memantau perkembangan bisnis kuliner di Jl Sulawesi Surabaya, generasi ketiga pemilik Rumah Makan Ayam Goreng Ny Suharti ini juga menjual busana pengantin hasil kreasinya sendiri. Belakangan, Carissa punya ‘mainan’ baru, mengelola usaha babysitter.
“Disain gaun wedding itu bermula dari hobi, Saya kan suka fashion,” ungkapnya, Selasa (6/1/2015).
Sedang bisnis babysitter, lanjutnya, terpicu dari pengalaman pribadi saat mencari pengasuh bagi anak-anaknya. “Saya belusukan ke pelosok-pelosok hingga ketemu makelar. Dari sini lalu saya pikir, kenapa tidak dibisniskan saja?” tutur ibu empat anak ini.
Selain itu, Carissa tengah merintis bisnis camilan yang menempati area di dua pusat perbelanjaan di Surabaya. Carissa mengaku menikmati semua kegiatannya tersebut.
“Saya nggak bisa kerja ikut orang. Saya juga nggak bisa bekerjasama dengan orang. Maka inilah jadinya,” ucap Carissa.
Wanita yang kelahiran 11 Agustus 1988 ini tak menepis dirinya punya pengalaman buruk saat bekerjasama dengan temannya. Karena itu, Carissa menegaskan lebih baik bekerja sendiri ketimbang melakukan kolaborasi.
“Saya kapok ditipu!” tandas jebolan LP3I Bali jurusan Public Relation ini.
Yang menarik, Carissa turun langsung di semua kegiatannya tersebut. Urusan bisnis rumah makan misalnya, anggota komunitas Hijaber Surabaya ini tak segan langsung belanja di Pasar Keputran atau di Pasar Mangga Dua.
“Ini masalah rasa. Kalau beda sedikit, pasti bikin pelanggan kecewa. Ini yang saya jaga supaya mereka tetap kembali ke rumah makan saya,” pungkasnya.