Breaking News:

Minta Pemkot Batu Operasikan Jalibar

Jalibar dibangun Pemkot Batu pertengahan Tahun 2012 dan selesai akhir 2012 dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp 12 miliar.

surya/iksan fauzi
MACET - Suasana macet masih terjadi di Jl Dewi Sartika, Sabtu (27/12/2014). Jalan protokol itu dipadati kendaraan yang menuju ke obyek wisata Jatim Park 2. 

SURYA Online, BATU - Pengelola Museum Angkut tidak mau disalahkan atas kemacetan yang terjadi di sepanjang Jl Sultan Agung, salah satu jalan masuk museum. Pengelola menilai, tingginya animo wisatawan berkunjung ke Museum Angkut, tak bisa ditolak.

Menejer Operasional Museum Angkut, Titik S Ariyanto mengungkapkan, kemacetan terjadi karena beberapa ruas jalan tidak dimanfaatkan para wisatawan, seperti Jalan Lintas Barat (Jalibar).

Sepinya Jalibar itu sebenarnya bukan salah para wisatawan sebab tidak ada rambu-rambu penunjuk jalan menuju Jalibar, bahkan tak terlihat petugas mengarahkan ke sana. Apalagi belum dilengkapi penerang jalan umum.

Melihat kemacetan yang terjadi, Titik pun memerintahkan beberapa pegawai Museum Angkut untuk survei Jalibar untuk memastikan, apakah bisa dilintasi kendaraan atau tidak. Ternyata bisa dilintasi.

“Kami akan membuat petunjuk jalan sendiri dan menyarankan supaya wisatawan melintas di sana supaya tidak terjebak macet (di jalan protokol). Itu inisiatif kami sendiri,” terang Titik, Sabtu (27/12/2014).

“Kami tidak menargetkan pengunjung tapi karena animo masyarakat ingin melihat museum angkut tinggi, masak ditolak,” katanya.

Pantauan Surya, pada saat terjadi kemacetan panjang di jalan protokol Kota Batu, jalan alternatif dan Jalibar malah sepi. Saat sore hari, kabut tebal turun dan menutupi pemandangan di Jalibar.

Jalibar dibangun Pemkot Batu pertengahan Tahun 2012 dan selesai akhir 2012 dengan alokasi anggaran kurang lebih Rp 12 miliar. Tahun 2014, ada penambahan fasilitas jalan, antara lain untuk menambal jalan dan membangun drainase. Penambahan fasilitas itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

“Kami berharap ada sinergi dan menyikapi bersama kemacetan (di Kota Batu). Lampu (di jalibar) harus ada, beri petunjuk arah,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, Surya belum bisa menghubungi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Rudianto.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
gangster
Penulis: Iksan Fauzi
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved