Deportasi TKI Ilegal
Banyak Pengangguran TKI Akibat Deportasi, Ini Salah Satu Solusinya
Disnaker Jatim juga akan membuka counter pencegahan TKI ilegal, di Bandara Juanda.
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Semakin banyaknya TKI ilegal yang dideportasi, menambah jumlah pengangguran di Jatim.
Menyikapi hal itu, Pemprov Jatim sudah membuat Surat Edaran (SE) ke Kabupaten/Kota, khususnya Disnaker setempat.
Isi suratnya, minta agar Disnaker Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Disperindag dan UMKM setempat dan memfasilitasi usaha mandiri untuk para mantan TKI.
"Dengan begitu mereka (mantan TKI) tidak akan menganggur dan punya sumber penghasilan di kampung halamannya," jelasnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim Edi Purwinarto, kepada SURYA Online, Kamis (25/12/2014).
Pihaknya, kata Edi juga akan memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat untuk menekan dan mencegah keberangkatan TKI secara ilegal yang tidak terdeteksi.
Selain itu, Disnaker Jatim juga akan membuka counter pencegahan TKI ilegal, di Bandara Juanda.
Karena modus baru yang mereka lakukan adalah berangkat lewat udara, yakni terminal keberangkatan Domestik.
"Jadi ketika berangkat, para TKI ilegal itu tidak langsung ke Malaysia. Tapi dari Surabaya, mereka misalnya menuju Batam lebih dulu. Setelah itu menyeberang ke Pangkal Pinang, dan baru kemudian ke Malaysia," imbuh Edi.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA