Breaking News:

Minarak Lapindo : Pembayaran Korban Lumpur Masih Tunggu Keluarnya Kepres

Kami juga memberikan data wilayah mana saja yang sudah kami selesaikan dan masuk ke dalam peta areal terdampak

antara
Sejumlah patung instalasi, bekas peringatan 8 tahun semburan lumpur lapindo semakin tenggelam di kolam penahan lumpur lapindo, Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (24/11/2014). 

SURYA Online, SIDOARJO - PT Minarak Lapindo Jaya selaku juru bayar PT Lapindo Brantas saat ini menunggu keluarnya keputusan presiden (kepres) terkait dengan pembayaran untuk korban lumpur Lapindo.

Vice Presiden Minarak Lapindo Jaya Andi Darussalam Tabusala, Senin (22/12/2014), mengatakan, saat ini dirinya masih menunggu kepres tersebut terkait dengan pembayaran kepada korban lumpur.

"Sambil menunggu keluarnya kepres tersebut, maka kami akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo atau BPLS," katanya di Sidoarjo, Senin (22/12/2014).

Ia mengemukakan, koordinasi yang dilakukan tersebut untuk melihat secara rinci data atau berkas mana saja yang harus diselesaikan dan diberikan kepada BPLS.
     
"Selain itu, kami juga memberikan data wilayah mana saja yang sudah kami selesaikan dan masuk ke dalam peta areal terdampak," katanya.
     
Sesuai dengan keterangan Menteri Pekerjaan Umum, bahwa aset lumpur Lapindo tersebut diserahkan kepada pemerintah melalui Kejaksaan Agung supaya mendapatkan payung hukum yang jelas.
     
"Nantinya aset yang kami miliki tersebut diserahkan dan kami akan mendapatkan dana senilai Rp781 miliar serta kami diberikan waktu selama empat tahun tersebut untuk mengembalikan dana yang diberikan tersebut," katanya. (ant)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved