Minggu, 12 April 2026

Pemicu Tanggul Plalangan Jebol Karena Banyak yang Retak

Peninggian tanggul yang baru tiga tahun juga menjadi penyebab kondisi tanggul banyak pecah saat kemarau.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Satwika Rumeksa

SURYA Online, LAMONGAN - Warga yang bertempat  tinggal  di kanan kiri aliran Sungai Plalangan dari hulu hingga hilir khawatir ancaman tanggul jebol akan terjadi lagi.

Pasalnya tanggul kanan - kiri banyak yang semula pecah - pecah akibat kemarau panjang.

"Seperti tanggul Plosowahyu, penyebabnya bukan bermula luber, tapi jebol karena digerus air dibagian tengah,"kata Sutopo, Kasun Plosogeneng Plosowahyu kepada Surya.

Peninggian tanggul yang baru tiga tahun juga menjadi penyebab kondisi tanggul banyak pecah saat kemarau. Posisi tanggul yang  lebih tinggi dari lahan tambak dan pemukiman penduduk menjadi salah satu munculnya ketakutan warga akan bahaya tanggul jika benar - benar jebol.

Sementara kerugian mencapai miliaran rupiah di depan mata karena hamparan luas ribuan hektare lahan tambak akan tenggelam. Warga meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pengairan untuk rutin melakukan kontrol di titik mana saja tanggul yang bahaya.

Apalagi saat ini adalah awal petambak menebar benih berbagai jenis ikan. Edy, warga Plosowahyu mengakui masyarakat secara teknis tidak faham betul bagaiman tanggul yang rawan jebol.

Masyarakat hanya bisa menengarai kalau ada luberan di permukaan tanggul saja.

"Jadi teknis Dinas Pengairan yang harus memantau,"kata Edy.

Warga berharap keperdulian pemerintah untuk kerap memantau kondisi tanggul kanan - kiri Sungai Plalangan

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved