SMP Al-Islah, Sekolah Milik M Nuh, meskipun Gratis tetap Jaga Kualitas
"Meski gratis, kami tetap menjaga kualitas, karena itu kami memiliki laboratorium bahasa, sains, dan komputer serta perpustakaan," tandas Ali Affandi.
Penulis: Wiwit Purwanto | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Pendidikan berkualitas tanpa biaya sebentar lagi disa dirasakan anak-anak warga Gunung Anyar, Kecamatan Gunung Anyar, Surabaya.
Ini setelah mantan Mendiknas M Nuh yang akan menambah gedung belajar SMP Al-Islah, Gunung Anyar Surabaya.
"Nantinya tempat ini menjadi gedung untuk SMP Al-Islah, gratis bagi bagi anak-anak di sekitar sini (Gunung Anyar)," kata M Nuh usai meletakkan batu pertama pembangunan gedung sekolah tersebut, Minggu (14/12/2014).
IKUTI DISKUSINYA DI FACEBOOK SURYA
Menurutnya impian untuk sekolah gratis pada level SD dan SMP bisa tercapai hanya dengan mengandalkan Bopda dan BOS.
"Itu merupakan sekolah yang dikhususkan bagi kalangan bawah di kawasan Gunung Anyar dan sekitarnya," ujar M Nuh.
" Ibarat radio, kami bermain di kelas AM, tapi suaranya cerah atau berkualitas radio FM," jelas M Nuh yang juga sebagai Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Islah yang didirikan orang tuanya sejak tahun 1954 (SD) dan 1978 (SMP).
Ia merencanakan pembangunan gedung SMP itu, karena selama ini SMP Al-Islah menempati gedung SD Al-Islah.
Nuh berharap pembangunan gedung SMP ini pada tahap awal bisa selesai pada bulan Mei 2015, bersamaan dengan tahun ajaran baru 2015/2016.
Kepala SMP Al-Islah Ali Affandi menambahkan pihaknya menerima 600-700 siswa pada setiap tahun ajaran dan pendaftarannya seringkali sudah tutup pada saat sekolah lain baru membuka pendaftaran.
"Meski gratis, kami tetap menjaga kualitas, karena itu kami memiliki laboratorium bahasa, sains, dan komputer serta perpustakaan yang memadai, bahkan SMK Al Islah baru saja meraih juara II Ketrampilan Siswa se-Jatim," terangnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA