PON Remaja 2014

Jatim Tidak Bermain Curang

Abror telah meminta maaf kepada kontingen DKI dan KONI Pusat dan telah memperingatkan suporter.

Penulis: Haorrahman | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA Online, SURABAYA - Ketua Harian KONI Jatim Dhimam Abror Djuraid menilai, kontingen Jatim tidak melakukan kecurangan selama PON Remaja I, bahkan tidak mengadopsi atlet luar daerah.

"Di PON Remaja kami murni 100 persen Jatim. Bahkan atlet-atlet kami murni Jatim, tidak seperti daerah lainnya yang merekrut atlet-atlet luar daerah," kata Abror, Sabtu (13/12/2014).

Mengenai suporter, Abror telah meminta maaf kepada kontingen DKI dan KONI Pusat dan telah memperingatkan suporter. "Selain itu jika mengingat Popnas di Jakarta, suporter tuan rumah juga memberlakukan hal yang sama. Bahkan lebih parah," kata mantan Ketua Pengda PSSI Jatim itu.

Mengenai kuota atlet, berdasarkan keputusan KONI Pusat memperbolehkan tuan rumah memainkan atlet sesuai dengan nomor yang dipertandingkan. "Itu keputusan KONI Pusat, bukan keputusan kami," kata Abror.

Mengenai juara bersama di cabor senam, menurut Abror, merupakan keputusan dari Hakim Pertandingan karena nilainya sama. Sementara mengenai didiskualifikasinya petenis DKI, juga merupakan keputusan Pusat.

"Itu merupakan keputusan hakim dan di sana tidak ada dari pihak Jatim," tambah Abror.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
petenis
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved