Senin, 20 April 2026

Harga BBM Naik

Harga BBM Naik, Produsen Makanan Ini Belum Koreksi Harga

Sementara untuk tahun 2015, Siantar Top sudah memutuskan untuk menanamkan investasi sebesar Rp 367 miliar.

SURYA Online, SURABAYA - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kenaikan upah di tahun 2015, ternyata belum menjadi beban bagi PT Siantar Top Tbk.

Mereka hanya bersiap untuk melakukan efisien kebutuhan untuk mendongkrak produktivitas dan nilai jual, sehingga kenaikan upah yang telah diputuskan bisa dipenuhi.

"Kami belum akan melakukan koreksi harga akibat dua hal ini, malah kami targetkan pertumbuhan bertambah hingga 30 persen di akhir 2014," jelas  Osbert Kosasih, Komisaris Utama PT Siantar Top, Tbk di Hotel Somersot Surabaya, Jumat (12/12/2014).

Lebih lanjut, Osbert menambahkan, pertumbuhan industri di tahun 2014 ini cukup membaik.

Untuk penjualan bersih tahun 2013 hingga September sebesar Rp 1,2 triliun, sedangkan tahun 2014 sebesar Rp 1,5 triliun.

Sementara untuk tahun 2015, Siantar Top sudah memutuskan untuk menanamkan investasi sebesar Rp 367 miliar.

Dana diperoleh dari anggaran internal sisa proyek tahun lalu dan pinjaman bank.
Sejumlah anggaran ini untuk pengembangan perusahaan serta produksi baru, seperti biscuit, sereal, krupuk, coklat, dan kopi. Dengan investasi ini, Siantar Top yakin penjualan tahun 2015 bakal naik hingga 30 persen.

"Produksi kami juga akan dinaikan 30 persen hingga 35 persen. Kami yakin penjualan akan naik dari tahun ini," lanjut Pitoyo.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Tags
BBM
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved