Salon Plus dan Pelacuran Mahasiswi
Terapis Spa Sengaja Dilatih Untuk Berikan Layanan Plus ke Pelanggan
Setiap kali ada pelanggan, Mami Ayu mendapat bagian 30 sampai 40 persen.
Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
SURYA Online, SURABAYA - Bisnis salon dan spa plus pelacuran yang dijalankan Mami Ayu (43), warga Ambengan, Surabaya, sudah berlangsung selama beberapa bulan.
Modusnya, untuk pelayanan pijat biasa hanya Rp 150 ribu.
Jika ingin mendapat pelayanan plus, tarifnya naik sepuluh kali lipat menjadi Rp 1,5 juta untuk sekali kencan.
Di salon itu, Mami Ayu sudah menyediakan kamar-kamar yang dimodifikasi sedemikian rupa.
Sehingga, kamarnya cukup memadai untuk dipakai sebagai ajang mesum.
Para terapisnya, sengaja dilatih untuk menawarkan layanan plus kepada para tamu.
Setiap kali ada pelanggan, Mami Ayu mendapat bagian 30 sampai 40 persen.
Terapis tidak bisa main-main dengan harga karena Mami Ayu juga menyediakan kasir di tempat bisnisnya tersebut.
"Yang dapat banyak terapisnya. Saya cuma kebagian 30 atau 40 persen saja," ujarnya di sela menjalani pemeriksaan di Polda Jatim, Kamis (11/12/2014).
Sebelumnya, praktek prostitusi di salon plus-plus di Ruko Jalan Ambengan Surabaya, dibongkar petugas Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA