Inspektorat Ungkap 73 Temuan Masalah

Dari 67 obyek pemeriksaan tersebut telah diberikan 643 rekomendasi dan semuanya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan.

SURYA Onlie, LAMONGAN – Hasil pengawasan internal Inspektorat Kabupaten Lamongan dalam kurun waktu 2014, mengungkap 73 temuan yang ada di 25 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Tak hanya itu, Inspektorat membeberkan beberapa hasil pengawasan lainnya, seperti evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Lakip), Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT), Pemeriksaan Insidentil pada Lembaga Pendidikan, Pemantauan Layanan Publik, Pengawasan Pembangunan Daerah (Wasbangda), dan Penanganan Pengaduan.

“Sasaran evaluasi Lakip pada 24 SKPD Tahun 2014 mendapat 77 temuan. Dengan rincian 13 SKPD dengan nilai memuaskan (AA), 9 SKPD dengan nilai sangat baik (A) dan 2 SKPD dengan nilai baik ( B),“ ungkap Agus Suyanto, Kepala Inspektorat, Kamis (11/12/2014).

Untuk program pengawasan reguler Tahun 2014, lanjut Agus, dengan sasaran obyek pemeriksaan fokus pada 40 SKPD, ditemukan 374 temuan yang sebagian besar berupa kelemahan dalam administrasi sebanyak 43,85 persen.

Menurut Agus, temuan itu sebagian besar telah ditindaklanjuti oleh SKPD bersangkutan. Dari 67 lembaga pendidikan SMPN, SMAN/SMKN dengan fokus pemeriksaan insidentil, mengungkap 643 temuan. Sebagian besar berupa kelemahan administrasi sebanyak 81,18%.

Dari 67 obyek pemeriksaan tersebut telah diberikan 643 rekomendasi dan semuanya telah ditindaklanjuti dan diselesaikan. Untuk pemantauan pelayanan publik ada di 24 objek pemantauan di 11 UPT Puskesmas, 9 Kantor Kecamatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, RSUD Dr. Soegiri dan Badan Pananaman Modal dan Perizinan mendapatkan 75 temuan.

“Adapun temuan yang paling sering dijumpai adalah sarana prasarana yang kurang memadai,“ ungkapnya tanpa merinci temuan kekurangan sarana prasarana tersebut.

Sedangkan pada pengawasan pembangunan daerah, sampai bulan Nopember 2014, Inspektorat telah melakukan pengawasan pada 143 kegiatan/proyek. 344 Temuan sebagian besar berupa pelanggaran terhadap prosedur dan tata kerja yang telah ditetapkan yakni 30,06%.

Temuan Inspektorat itu, menurut Bupati Fadeli, mengalami kemajuan dibanding tahun sebelumnya. Dan ini harus menjadi motivasi untuk tahun selanjutnya. ”Tantangannya yakni seluruh SKPD harus segera menyelesaikan proyek/kegiatan yang sampai sekarang belum terselesaikan apalagi yang terkait dengan pembangunan fisik,” pinta Fadeli.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
masalah
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved