Lapor Cak

Smoking Area Menjadi Tempat Parkir Motor

Smoking area yang dibangun oleh Dinas Kesehatan ini justru beralih fungsi sebagai tempat parkir sepeda motor.

Smoking Area Menjadi Tempat Parkir Motor
surya/mujib anwar
ALIH FUNGSI - Smoking area di lingkungan Kantor Bappeda Jatim yang berubah jadi tempat parkir motor. 

SURYA Online, SURABAYA - Tempat khusus merokok yang ada di pojok depan Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Provinsi Jatim, Jumat (5/12/2014), terlihat sepi.

Tak ada satupun orang di dalam bangunan berukuran 2 x 3 meter yang terbuat dari aluminium tersebut. Dua bangku panjang dari kayu yang menjadi fasilitas di smoking area tampak kotor dan penuh debu. Sementara di beberapa titik dinding dan atap terlihat bercak karatan.

Meski di papan jelas tertulis, "Smoking Area - Tempat Merokok", tapi ruang khusus tersebut tidak pernah dipakai oleh para pegawai di lingkungan Bappeda Jatim maupun tamu sebagai tempat merokok.

Smoking area yang dibangun oleh Dinas Kesehatan ini justru beralih fungsi sebagai tempat parkir sepeda motor. Ironisnya, motor yang diparkir adalah motor plat merah milik pegawai Bappeda.

Seperti Kamis (4/12/2014) siang, terlihat dua motor yang diparkir di ruang smoking area, Honda Grand Nopol L 2062 TP dan Honda Win L 2481 RP. Posisi parkir dua motor itu tepat di pintu masuk dan samping bangku pendek.

Selain di dalam smoking area, di depan ruang tersebut juga dialihfungsikan sebagai tempat parkir motor. Padahal sudah ada tanda dilarang parkir. Karena tempat parkir sudah disiapkan di samping kiri dan belakang Gedung Bappeda.

Ruang smoking area di Gedung Bappeda Jatim berdampingan dengan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Jatim dan pos penjagaan Satpol PP. Seorang petugas Satpol PP membenarkan jika smoking area memang jarang difungsikan. "Hanya kadang-kadang saja dipakai," ujarnya.

Dirinya juga menyayangkan alih fungsi smoking area sebagai tempat parkir motor. "Tapi mau melarang bagaimana, lha yang punya motor pegawai (Bappeda) sendiri, Mas," imbuh si petugas Satpol PP.

Tri, tamu yang sering ke Kantor Bappeda Jatim mengatakan, dirinya memilih memarkir motornya di depan smoking area daripada di tempat parkir resmi karena pertimbangan efektifitas. "Parkir disini lebih cepat dan tak perlu mutar kalau mau ketemu pejabat Bappeda," terangnya seraya mengakui bahwa tindakannya tersebut memang salah.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved