Lapor Cak

Tidak Mungkin Tambah Kuota

Selain kapastias dan keterbatasan petugas, layout-nya juga tidak memungkinkan jika dilakukan penambahan kuota.

SURYA Online, SURABAYA - Kantor Imigrasi Kelas 1 Surabaya menyatakan, pelayanan paspor di loket yang berada di Maspion Square berjalan normal. Dan sejauh ini tidak ada kendala.

Diakuinya, pelayanan di sana hanya dibatasi 50 pemohon. "Dan tidak mungkin ditambah karena kapasitasnya memang cuma segitu," ungkap Ana Agung Gede Kusuma Putra, Kasi Perizinan Imigrasi Kelas 1 Surabaya, Kamis (20/11/2014).

Selain kapastias dan keterbatasan petugas, layout-nya juga tidak memungkinkan jika dilakukan penambahan kuota. Imigrasi menyatakan tidak bisa menambah kuota pelayanan di loket pembuatan paspor di Maspion Square.

Termasuk untuk membuka loket baru di mal lain, sejauh ini juga belum ada rencana. Alasannya, selain peralatan juga keterbatasan SDM atau petugas. "Dan kayaknya belum memungkinkan kalau membuka loket baru lagi seperti itu," lanjutnya.

Diakuinya, selama ini pemohon yang hendak mengurus paspor di loket yang dibuka di mal memang tinggi. Setiap hari, jumlahnya selalu melebihi kuota yang telah ditetapkan. "Menurut laporan yang kami terima, setiap hari jumlah pemohon mencapai kisaran 90 orang. Tapi yang bisa kami layani memang cuma 50 pemohon saja," urainya.

Dengan alasan itulah, pihak mal, masih kata Agung, memberlakukan sistem pembagian kupon antrian. Tujuannya, untuk mempermudah dan menghindari membludaknya antrian pemohon di dalam mal.

"Kalau ditambah kuotanya, pemohonnya juga akan terus bertambah. Karena memang jumlah pemohon paspor di Surabaya sangat tinggi," ujar Agung melalui ponselnya.

Pihaknya berhadap, masyarakat bisa memahami kondisi tersebut. Dan jika memang terburu-buru, pemohon yang tidak bisa dilayani di loket Maspion Square, bisa datang langsung ke Kantor Imigrasi Surabaya di Waru, Sidoarjo.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: M Taufik
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved