Bonsai Kayu Santigi Raih The Best In Show
Sekarang memang kayu santigi yang lagi trend. Kalau dulu kayu beringin atau asam
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, KEDIRI-Bonsai dari kayu santigi berhasil berhasil meraih predikat sebagai The Best In Show. Kontes dan pameran tanaman bonsai ini digelar di Terminal Monumen Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (13/11/2014).
Tanaman bonsai milik Herman asal Kabupaten Ponorogo yang tingginya 75 cm ini sejak awal memang telah menarik perhatian para penggemar dan maniak bonsai. Salah satu kelebihannya tekstur kayu, dahan dan ranting sangat ideal.
Kondisi itu semakin natural karena tanaman bonsai ini ditaruh dalam pot yang tanahnya tertutup lumut hijau. Karena postur tanaman yang bagus itulah akhirnya dewan juri nasional tanaman bonsai menjatuhkan predikat The Best in Show.
Dalam kontes tanaman bonsai kali ini dipertandingkan tiga kelas yakni kelas madya, prospek dan regional. Dari masing-masing kelas kemudian dipilih bonsai yang masuk the best ten atau 10 besar. Total ada 280 bonsai peserta yang ikut ambil bagian dari berbagai kota di Indonesia.
Kemudian dari 30 besar dari masing-masing kelas, dewan juri menobatkan satu tanaman bonsai terbaik atau The Best In Show. Pilihan itu jatuh kepada tanaman bonsai milik Herman.
Dewan juri kontes bonsai ini terdiri dari Tatang asal Kota Malang, Mulyono dari Pamekasan, Agung dari Kota Surabaya dan Wahyudi dari Sidoarjo.
Hermawan salah satu penggemar tanaman bonsai yang dimintai pendapatnya mengakui tanaman bonsai yang meriah The Best In Show memang sangat bagus. "Sekarang memang kayu santigi yang lagi trend. Kalau dulu kayu beringin atau asam," ujarnya.
Menurut Nursalim Ketua Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kediri menyebutkan, bonsai yang meraih The Best In Show karena berdasarkan penilaian dewan juri gerak dasar akar dan batang sangat serasi. Termasuk posisi cabang serasi dengan anak cabang, ranting dan mahkota.
"Ketinggian batang juga seimbang dengan daunnya. Selain itu dari segi nilai estetika sangat nyaman dipandang," tambahnya.
Nursalim menyebutkan, bagi tanaman bonsai yang berhasil meraih predikat The Best In Show biasanya harga jualnya juga bakal melonjak. "Biasanya meski ditawar Rp 50 juta belum tentu dilepas oleh pemiliknya. Harga tanaman bonsai itu sangat relatif," terangnya.
Untuk menjaga ratusan tanaman bonsai yang mengikuti kontes dan pameran, panitia mengerahkan lima penjaga yang piket siang dan malam hari
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA