Cutting Rambut Samping Tutupi Kesan Chubby Pemilik Wajah Bulat
Model apapun rambutnya, lanjut Triyan, belahan rambut usahakan ke samping untuk memotong garis wajah supaya menyamarkkan bentuk bulatnya.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA – Keuntungan memiliki wajah berbentuk oval adalah cocok menggunakan gaya rambut apapun. Namun demikian, orang yang memiliki bentuk wajah bulat maupun kotak, tak perlu khawatir. Cutting-cutting tertentu akan membuat bentuk-bentuk wajah itu tetap tampil trendy dengan berbagai model rambut.
Owner Coolio Hair Make, Triyan Sudarmanto, menerangkan untuk menutupi kesan chubby pada bentuk wajah bulat, cutting samping dibuat agak menipis untuk mengurangi volume samping wajah.
Model apapun rambutnya, lanjut Triyan, belahan rambut usahakan ke samping untuk memotong garis wajah supaya menyamarkkan bentuk bulatnya.
“Kalau pakai belah tengah, malah semakin menegaskan bentuk wajah bulat yang terlihat chubby. Tapi itu kembali ke selera individu tersebut. saya hanya menyarankan,” kata Triyan di sela-sela Grand Opening Coolio Hair Make cabang Manyar, Senin (10/11/2014).
Untuk bentuk wajah kotak, Triyan menyarankan potongan rambut memanjang ke atas. Aksen curly bisa diterapkan agar memberi kesan anggun.
Selain memberi tips mengenai bentuk wajah dan potongan rambut yang cocok, Triyan memperkenalkan tren rambut 2015 di salon miliknya yaitu model memorial classic. Untuk laki-laki mengambil konsep army look, sementara untuk perempuan mengambil konsep cute curly.
Rambut army look ini terinspirasi dari potongan rambut para pejuang kemerdekaan Indonesia, seperti gaya rambut under cut (cepak) ala Bung Tomo dan Soeharto. Bagian pinggir dipotong tipis dan hanya menyisakan bagian tengah saja dengan panjang 3-5 cm.
“Dibiarkan merunduk ke depan atau dibelah pinggir seperti rambut Bung Tomo. Meski sederhana, para pejuang kita zaman dulu itu malah terlihat gagah,” ujarnya.
Untuk model rambut perempuan, model rambut curly wave menjadi pilihan Triyan. Model rambut ini merupakan mayoritas model rambut para pejuang kemerdekaan perempuan Indonesia.
Ciri dasar rambut perempuan Indonesia yang ikal ditonjolkan Triyan apa adanya dengan sedikit aksen jepitan rambut.
“Zaman dulu belum ada teknologi smoothing, jadi rambut kaum hawa waktu itu cenderung ikal bergelombang. Rambut tampill panjang apa adanya, dan cukup disisir saja,” jelasnya.
Mengambil tema rambut klasik yang terinspirasi dari para pejuang kemerdekaan Indonesia, ungkapnya, terinspirasi dari Hari Pahlawan 10 November. Apalagi, lanjutnya, di Surabaya terdapat perang dahsyat mengusir penjajah Belanda yang membonceng pasukan Inggris.
“Rambut-rambut zaman perjuangan adalah rambut yang fungsional dan alamiah. Apalagi, tren rambut dunia dua tahun belakangan ini memang kembali ke klasik. Saya adopsi tema besarnya (klasik) dan mengambil momentum Hari Pahlawan sebagai bahan inspirasi,” pungkasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA