Breaking News
Konsleting Kulkas Bakar Tiga Bangunan
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran yang melanda tiga bangunan di Jalan Tidar tersebut
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA Online, SURABAYA - Kebakaran melanda tiga unit bangunan di Jalan Tidar Surabaya, satu bangunan gudang esbes, satu toko aksesoris wanita dan mainan anak, serta satu unit rumah kosong. Tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran yang melanda tiga bangunan tersebut, Selasa (28/10/2014).
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran yang melanda tiga bangunan di Jalan Tidar tersebut. "Ayo, semuanya buruan padamkan api," kata Risma memberi semangat pada semua Petugas Pemadam Kebakaran (PMK) lewat megaphonenya, Selasa (28/10/2014) malam.
Menurut salah satu warga Jalan Tidar, Darmaji, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Dirinya sempat membantu memadamkan api yang mulai menjalar dari dalam toko aksesoris dan mainan anak. Selanjutnya api merembet ke gudang esbes dan ke rumah kosong.
"Saat itu kami mencoba memadamkan api dengan alat seadanya dari luar karena pintu gudang dan toko terkunci membuat kami kesulitan," kata Darmaji di lokasi kejadian.
Barulah setelah PMK datang, ungkap Darmaji, pintu gudang dan pintu toko bisa dibuka. Kapolsek Sawahan, AKP Gatut Bowo memastikan tidak ada korban jiwa dari musibah kebakaran tersebut.
Hanya ada satu korban luka dari pemilik toko aksesoris wanita dan mainan anak bernama Sutiyanto (73) yang terluka pada tangan kanannya. "Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Adi Husada untuk mendapatkan perawatan," tutur Gatut.
Sementara itu, delapan unit mobil PMK dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar tiga bangunan rumah tersebut. Dalam waktu tidak kurang dari satu jam, kobaran api yang membara berhasil dikuasai.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, Chandra Oeratmangun mengatakan, tiga bangunan yang mengalami kebakaran yakni toko aksesoris wanita dan agen mainan, serta gudang asbes, serta rumah kosong. "Musibah kebakaran ini tiidak ada korban jiwa, kami bisa cepat menguasai kebakaran api," katanya di lokasi kejadian.
Untuk penyebab kebakaran sendiri, menurut Chandra, diduga berasal dari lemari es yang mengalami konsleting listrik. Api yang membakar lemari es langsung membesar dan menyambar barang-barang mainan yang ada di dekatnya.
"Barang-barang tersebut memang mudah terbakar, makanya kami saat ini masih terus melakukan pembasahan," ucap Chandra yang belum bisa memperkirakan nilai kerugian dari musibah kebakaran itu.
Diakui Chandra, pihaknya dalam upaya melakukan pemadaman di Jalan Tidar harus cepat karena kawasan Jalan Tidar banyak terdapat toko kimia. Dengan demikian jangan sampai api merembet ke bangunan lain. "Makanya tadi, Bu Wali Kota memimpin langsung upaya pemadaman. Beliau tidak ingin musibah kebakaran disini ini menjalar ke lain," tuturnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA