77 Anggota DPRD Jatim Pelesir
Parliament Watch Jatim Pertanyakan Urgensi Kunker
"Kalau hanya membahas RAPBD kan bisa di Surabaya saja dan tak perlu jauh-jauh ke luar provini,” terang Umar Sholahuddin.
Penulis: Mujib Anwar | Editor: Parmin
SURYA Online, JAKARTA - Ketua Parliament Watch Jatim Umar Sholahuddin langsung mempertanyakan urgensi kunjungan kerja (kunker) tersebut, karena dinilai menghambur-hamburkan dan menghabiskan uang rakyat saja.
"Kalau hanya membahas RAPBD kan bisa di Surabaya saja dan tak perlu jauh-jauh ke luar provini,” terangnya.
Kegiatan kunker anggota DPRD ke luar kota atau luar negeri, kata Umar merupakan penyakit lama. Nah, penyakit tersebut sekarang ini kambuh lagi dan menjangkit para anggota DPRD Jatim periode 2014-2019. Padahal, saat ini yang ditunggu rakyat adalah aturan yang mementingkan dan membela hajat hidup serta mensejahterakan masyarakat.
“Makanya kalau tak ada urgensinya untuk rakyat banyak, kunker tersebut lebih baik tak perlu dilakukan,” serganya, mengingatkan. (uji/mujib anwar)
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA