Minggu, 12 April 2026

Cegah Penularan HIV AIDS, 194 Warga Binaan Diambil Sampel Darahnya

Untuk mencegah merebaknya virus HIV AIDS, ratusan warga binaan Rumah Tahanan Situbondo, diambil sampel darahnya

Penulis: Izi Hartono | Editor: Heru Pramono

SURYA Online, SITUBONDO - Untuk mencegah merebaknya virus HIV AIDS, ratusan warga binaan Rumah Tahanan Situbondo, diambil sampel darahnya, Rabu (22/10/2014).

Pengambilan sampel darah para tahanan dan narapidana melibatkan sekitar 10 orang tenaga medis.

"Total tahanan dan napi yang diambil darahnya, seluruhnya berjumlah sebanyak 194 orang," kata Andri, kasi Pengamanan Rutan Situbondo.

Sementara itu, salah seorang napi mengatakan sangat mendukung program pengambilan sampel darah dari Dinas Kesehatan tersebut.

"Ini sangat baik, karena penyakit dapat terdeteksi secara dini," ujar Herlin, wanita asal Bondowoso.

Kasi Pemberantasan Penyakit dan Konselor HIV AIDS, Heryawan mengatakan, pengambilan sampel darah ini, merupakan program yang kedua kalinya.

Sebelum sampel darah diambil, para napi dan tahanan diberi penyuluhan terkait penyakit menular. Salah satunya, penyakit yang disebabkan infeksi menular seksual (IMS) dan HIV AIDS dan TBC.

"Kami berharap agar warga binaan terpantau kesehatannya. Tapi jika ada yang terindikasi, maka akan diobati," kata Heriyawan.

Dikatakan, pada awal tahun lalu, ratusan napi dan tahanan yang diambil darahnya, ada beberapa napi dan tahanan yang terindikasi IMS.

"Yang terindikasi ada 8 orang dan mereka sudah ditindaklanjuti," jelasnya.

Sampai saat ini, jumlah warga Situbondo yang terinveksi HIV AIDS mencapai sebanyak 362 orang.

"Untuk tahun 2014 ini, ada 91 orang yang terinfeksi, sedangkan yang meninggal 10 persen," kata Heriyawan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved