Rabu, 8 April 2026

GMF Bantah Pemilik Pesawat Terbakar

"Dua korban pas pesawat terbakar itu pegawai dari PT Wirasjaya, bukan pegawai GM"

Penulis: Adi Agus Santoso | Editor: Adi Agus Santoso

SURYA Online, JAKARTA - Garuda Maintenance Facility (GMF) menyatakan bahwa, mereka tidak terlibat langsung dalam kejadian peristiwa terbakarnya pesawat bekas milik Sriwijaya Air, Minggu (12/10/2014) siang.

GMF menyatakan bahwa dalam kasus ini, mereka hanya berperan sebagai pihak yang memiliki tempat. "Jadi pas pesawatnya terbakar, kebetulan saja itu lokasinya di GMF. GMF tidak terlibat dalam kegiatan pemotongan pesawat," kata GMF Corporate Secretary Dwi Aji kepada Kompas.com, Minggu (12/10/2014).

Dwi memaparkan, pemotongan pesawat itu dilakukan oleh PT Wirasjaya, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemotongan pesawat yang sudah tidak bisa difungsikan lagi. Menurut Dwi, biasanya pesawat-pesawat yang sudah tidak bisa dipakai akan dipotong, dan besinya dijual ke pihak ketiga. "Dua korban pas pesawat terbakar itu pegawai dari PT Wirasjaya, bukan pegawai GMF sebab GMF bukan perusahaan pemotongan pesawat, " kata Dwi.

Pesawat yang tak diketahui pemiliknya itu terbakar, saat hendak dipotong, Minggu siang. Seorang pekerja, Jamari (24) meninggal dunia setelah menderita luka bakar di sekujur tubuhnya.

Kepala Humas RSUD Tangerang Ahmad Nizar mengatakan, korban meninggal dunia saat mendapat perawatan di unit perawatan intensif. Adapun korban lain, Wanto (29), kini dirawat di unit perawatan intensif RSUD. Ia mengalami luka bakar pada hampir separuh tubuhnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya  edisi BESOK. Simak kelanjutan beritanya di www.surya.co.id FOLLOW Twitter @portalsurya dan LIKE Pages Facebook: www.facebook.com/suryaonline.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved