Rabu, 8 April 2026

Polemik Pasar Blimbing Malang

Pedagang Pasar Blimbing Keluhkan Tempat Penampungan Panas

Jika semua pedagang sudah berada di tempat penampungan sementara, kondisi pasar menjadi sesak.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata

SURYA Online, MALANG – Sejumlah pedagang Pasar Blimbing masih mengeluhkan kondisi tempat penampungan sementara.

Menurut pedagang, ventilasi di tempat penampungan sementara masih kurang, sehingga kondisi di tempat penampungan sementara panas.

“Kondisinya sangat panas, ventilasinya kurang. Di sini satu jam saja sudah gak kuat, apalagi kalau jualan sampai sore,” kata seorang pedagang, Ernawati, saat melihat kondisi tempat penampungan sementara, Selasa (8/10/2014).

Hal sama dikatakan, Ahmad, pedagang lain Pasar Blimbing. Selain kondisi tempat penampungan panas, lapak berjualan di tempat penampungan sementara juga sempit.

Menurutnya, jika semua pedagang sudah berada di tempat penampungan sementara, kondisi pasar menjadi sesak.

“Kondisi ini tidak nyaman buat penjual maupun pembeli. Kami akan mengusulkan ke koordinator agar ada penataan ulang di tempat penampungan sementara,” ujarnya.

Juru Bicara Paguyuban Pedagang Pasar Blimbing, Sutrisno mengatakan, sengaja mengajak pedagang melihat kondisi langsung tempat penampungan sementara.

Ia ingin pedagang memberi catatan kekurangan di tempat penampungan sementara.

“Pedagang kami suruh mencatat sendiri apa kekurangan di tempat penampungan. Nanti akan kami usulkan ke Pemkot Malang,” katanya.

Terkait rencana relokasi, Sutrisno mengatakan harus melalui proses yang sudah ada.

Menurutnya, soal site plan sudah disosialisasikan ke pedagang. Pedagang akan mengoreksi site plan tersebut.

Jika ada yang tidak sesuai dalam site plan itu, pedagang akan mengusulkan ke Pemkot Malang.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved