2 Siswa SDN Sukorejo Lamongan Diculik

"Saya gak kenal orange, ya tidak mau. Tak cokot'ae,"aku Jaka.

2 Siswa SDN Sukorejo Lamongan Diculik
surya/hanif manshuri
Dua siswa SDN Sukorejo korban penculikan, Cindy dan Jaka saat ditemui Surya di rumah, Selasa ( 30 /9/2014)

SURYA Online, LAMONGAN - Merebaknya kabar penculikan anak sekolah SD ternyata bukan sekedar isyu. Dua siswa SDN Sukorejo Kecamatan Turi Lamongan adalah korbannya.

Tapi, dua siswa bernama Cindy Aulia (8) dan  Jaka Dewa Permana Putra (8) beruntung selamat, meski salah satunya sudah sempat dinaikkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna hitam. Sementara Jaka Dewa Permana Putra sempat lepas dari cengkeraman pelaku yang memaksanya naik mobil setelah digigit korban.
"Tak cokot tangane, saya gak kenal orange kok,"ungkap Jaka Dewa Permana Putra yang ditemui Surya di rumahnya, Selasa (30/9/2014) siang.

Sebaliknya, Cindy dilepas pelaku dari atas mobil setelah tahu Jaka Dewa Permana Putra melawan dengan gigitannya.

Cindy dan Jaka mengungkapkan  apa yang dialaminya pada Jumat (26/9/2014) lalu itu. Saat jam istirahat tiba - tiba mereka berdua dihampiri pengendara mobil warna hitam.

Cindy langsung ditarik dan dimasukkan ke dalam mobil. Sementara Jaka yang saat itu sedang bersama Cindy diiming - imingi tersangka uang Rp 50 ribu.

Saat Jaka ditarik dengan uang di tangan pelaku, Jaka dengan serta merta menggigit tangan pelaku, yang dilihatnya perempuan.

"Saya gak kenal orange, ya tidak mau. Tak cokot'ae,"aku Jaka.

Sedangkan Cindy yang ada di dalam mobil tiba - tiba diturunkan pelaku sebelum berjalan lebih jauh.
Cindy mengaku melihat dalam mobil itu ada anak kecil yang mulut dilakban.

Sementara pelakunya dua orang, laki - laki dan perempuan. Sang laki - laki sebagai sopir, sementara si perempuan yang membujuknya bersama Jaka.

Sebenarnya, apa yang dialami keduanya sudah diceritakan kepada kedua orang tua masing - masing.
Cindy, anak pasangan Kartaseh dengan  Pondok mengaku sudah cerita pada keduanya.  Dan Jaka juga menceritakan pada bapaknya, Kuswanto dan ibunya  Widya Winarti.

"Cerita anak saya sejak kemarin ya  seperti itu pernah berubah,"ungka Widya Winarti.

Terkuaknya peristiwa yang dialami Cindy dan Jaka ini menarik perhatian warga sekitar. Bahkan Kepala Kesbangpol, Sujito juga turun ke lokasi, rumah kedua korban di Desa Sukorejo Kecamatan Turi. Peristiwa pada saat kejadian Jumat (26/09) lalu juga sudah diceritakan kepada Kepala Sekolah SDN Sukorejo, Kasto. Namun kejadian ini tidak dilaporkan ke polisi, termasuk ke Polsek Turi.

Hingga berita ini ditulis, suasana di Desa Sukorejo masih ramai setelah kedua boca warga RT 05 RW 02 dan RT 04 RW 01 Dukuhan Patihan ini menceritakan peristiwa yang dialami.

Ka Kesbangpol, Sujito  bahkan langsung merespon kejadian ini dan dilanjutkan dengan memerintahkan Sekcam Turi, Nursalim untuk segera memberikan laporan resmi ke Bupati Fadeli. Sujito juga mengklarifikasi ke Kepala Sekolah SDN Sukorejo,  Kasto.

"Ya persitiwa itu menurut Kepala Sekolah, Kasto benar,"kata Sujito.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Satwika Rumeksa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved