Tak Dilengkapi Izin, Penggergajian Kayu Milik Sukarno Digrebek Polisi

Kayu-kayu yang diproses di penggergajian di rumahnya, rata-rata kayu hasil hutan Saradan yang tak dilengkapi izin resmi dan sah.

Tak Dilengkapi Izin, Penggergajian Kayu Milik Sukarno Digrebek Polisi
surya/sudarmawan
Tempat penggergajian kayu milik Sukarno (49) warga Dusun Megurun, Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun digeberebek polisi lantaran tak mengantongi izin, Kamis (25/9/2014). 

SURYA Online, MADIUN – Sukarno (49), pemilik pemilik penggergajian kayu di Dusun Megurun, Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun terpaksa mendekam di dalam tahanan Polres Madiun.

Ini karena tempat penggergajian milik Sukarno tidak dilengkapi izin resmi.

Kayu-kayu yang diproses di penggergajian di rumahnya, rata-rata kayu hasil hutan Saradan yang tak dilengkapi izin resmi dan sah.

"Tersangka kami jerat pasal 83 ayat 1 UU RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusahan Hutan," terang Kapolres Madiun, AKBP Denny Setya Nugraha Nasution kepada SURYA Online, Kamis (25/9/2014).

Dari rumah Sukarno, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit gergaji Serkel jalan (lengkap dengan mesin diesel), satu buah piringan mata gergaji, 3 kayu jati gelondongan, 40 batang kayu jati bentuk reng, serta 44 batang kayu jati bentuk papan persegi berbagai ukuran.

Mantan Kapolres Trenggalek ini menguraikan jika selama ini tersangka sudah menjalankan aksinya selama bertahun-tahun.

Pihaknya bakal memburu pelaku pencurian kayu hasil hutan yang selama ini memasok kayu ke penggergajian milik tersangka.

Penulis: Sudarmawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved