Sabtu, 18 April 2026

Tebu Senilai Rp 800 Juta di Lamongan Ludes Terbakar

Menurut saksi Yudhi, api diduga berasal dari sekam yang dipakai untuk membakar batu bata yang letaknya tidak jauh dari tanaman tebu milik korban.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin

SURYA Online, LAMONGAN - Tanaman tebu 10 hektare yang ditanam di atas tanah TNI ludes terbakar, Rabu (17/9/2014). Lahan ini disewa Nurhadi (50) di Joto Sanur, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Menurut saksi Yudhi, api diduga berasal dari sekam yang dipakai untuk membakar batu bata yang letaknya tidak jauh dari tanaman tebu milik korban.

Angin yang begitu kencang membuat api dengan cepat meluas dan membakar tanaman tebu milik warga Dumpiagung ini.

Upaya melokalisasi api dan pemadaman secara tradisional dangan alat seadanya tidak berhasil karena api begitu cepat merambat.

Apalagi di sekitar TKP juga tidak sumber air untuk upaya memadamkan api.

Sebagian daun tebu yang sudah banyak mengering menjadi satu pemicu api cepat meluas.

Akibat kejadian ini Nurhadi mengaku harus menanggung kerugian Rp 800 juta. Kerugian sebesar  itu dari hasil kalkulasi yang dikaitkan dengan usia tanaman dan hara jual.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved