Sabtu, 6 Juni 2026

7 Kecamatan Berpotensi Kekurangan Air Bersih

Sejak 2011 Pemkab sudah membangun jaringan pipanisasi sehingga sudah semakin sedikit masyarakat yang terdampak di musim kemarau

Tayang:
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA Online, KEDIRI - Musim kemarau di Kabupaten Kediri mulai dirasakan masyarakat di daerah dataran tinggi. Karena masyarakat sudah mulai berhemat air untuk pengairan lahan pertanian.

"Untuk pasokan air bersih sejauh ini belum ada daerah yang meminta droping. Namun pengairan memang ada beberapa daerah yang mulai kesulitan mendapatkan air," ungkap Haris Setiawan, Kabag Humas Pemkab Kediri kepada Surya Online, Rabu (17/9/2014).

Dijelaskan Haris, setidaknya ada tujuh dari 26 kecamatan di Kabupaten Kediri yang berpotensi mengalami kekeringan. Apalagi debit air bawah tanah sudah banyak yang menyusut.

Tujuh kecamatan yang rawan kekurangan air bersih seperti Kecamatan Tarokan, Banyakan, Semen, Mojo, Puncu, Ngancar dan Kepung. Mayoritas dari ketujuh kecamatan terletak di dataran tinggi.

Sementara laporan lahan pertanian yang berpotensi mengalami kekeringan hanya lahan jeruk di Desa Bulusari Kecamatan Kecamatan Tarokan. "Total lahan jeruk yang kekurangan air sekitar 30 hektar," tambahnya.

Lokasi lahan jeruk itu agak jauh untuk mendapatkan sumber air. Karena jarak terdekat ke sumber air sekitar 5 km. "Dinas Pertanian sudah memprogamkan untuk membuatkan sumar bor," tambahnya.

Kekeringan di Kabupaten Kediri sudah diantisipasi dengan membuatkan jaringan pipanisasi dengan sumber air terdekat. Sehingga meski saat sudah memasuki musim kemarau masih belum ada daerah yang meminta droping air bersih.

Pengadaan air bersih itu berupa pembuatan jaringan pengeboran sumur bor dan pipanisasi dari sumber mata air. Pihak PDAM Kabupaten Kediri juga belum mendapatkan permintaan untuk memasok desa yang kekurangan air bersih.

"Sejak 2011 Pemkab sudah membangun jaringan pipanisasi sehingga sudah semakin sedikit masyarakat yang terdampak di musim kemarau," jelasnya.

Sementara pantauan Surya Online, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan mesin disel untuk pengairan lahan pertanian. Penyewaan mesin disel juga mulai banyak mendapatkan order pengairan di sawah dan ladang.

Tags
emergency
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved