Pemkab Belum Tentukan Lahan untuk Kampus Unair di Banyuwangi
Pemkab Banyuwangi memastikan lahan untuk pembangunan kampus Unair di Banyuwangi telah siap untuk tahun ini.
Penulis: Wahyu Nurdiyanto | Editor: Heru Pramono
SURYA Online, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi memastikan lahan untuk pembangunan kampus Unair di Banyuwangi telah siap untuk tahun ini.
Pemkab Banyuwangi menjanjikan lahan seluas 100 hektar untuk kampus Unair di Banyuwangi.
Untuk saat ini, mahasiswa Unair di Banyuwangi menempati ruang kelas di gedung SMAN 1 Giri. Mereka menempati ruang eks kelas rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) yang sudah dilengkapi penyejuk ruangan,proyektotor dan sambungan wi-fi untuk koneksi internet.
"Kami masih mencari lahan yang cocok dan terus berkonsultasi dengan Unair mengenai lokasi lahannya," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Senin (8/9/2014) usai meninjau pelaksanaan kuliah perdana kampus Unair yang bertempat di gedung SMAN 1 Giri.
Anas menolak menyebutkan wilayah yang nantinya menjadi lokasi kampus Unair. Alasannya, nanti akan muncul spekulan tanah.
"Kalau saya sebutkan lokasinya, nantinya harga tanah melambung tinggi," ucap Anas.
Anas mengatakan, proses lelang lahan diharapkan bisa selesai tahun ini sehingga proses pembangunan kampus Unair bisa segera dilakukan.
Anas menambahkan, kehadiran Unair di Banyuwangi bisa menggerakkan ekonomi lokal.
Ratusan mahasiswa akan menyewa pondokan, membelanjakan uang untuk kebutuhan sehari-hari, hingga berwisata di Banyuwangi.
Pada tahun-tahun berikutnya jumlah mahasiswa dipastikan akan bertambah, sehingga pergerakan ekonomi kian besar.
"Saat ini telah muncul lapangan ekonomi baru, ada warga membuka pondokan, menjual makanan, dan jasa penunjang lain," pungkas Anas.