PJSI Jatim Akan Perbanyak Kepengurusan di Daerah
"Semakin banyak pengcab/pengkot maka akan mempermudah pengprov untuk mencari atlet berbakat," kata Dhimam Abror
Penulis: Eko Darmoko | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, SURABAYA- Usai dilantik sebagai Ketua Umum Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Jatim, Kombes Pol Yoyok Subagiono, berjanji akan memperbanyak kepengurusan pengcab/pengkot. Namun, sebelum melakukannya, PJSI Jatim perlu selektif dengan terus memantau perkembangan judo di daerah-daerah.
Ia tidak ingin nantinya pengcab/pengkot hanya sebatas nama susunan pengurus saja, tidak memiliki atlet, agenda pertandingan, dan kegiatan latihan. "Kami ingin kepengurusan di daerah memiliki agenda kegiatan, kita juga harus tahu tempat latihannya," tegas Yoyok, Minggu (7/9/2014).
Dijelaskan Yoyok, program ke depan adalah PJSI akan melakukan pelatihan kepada atlet dan pelatih tentang pengetahuan Judo yang benar. Sehingga kemampuan atlet daerah dengan pejudo di Surabaya bisa seimbang.
"Kami juga akan menggelar latihan bersama, sehingga atlet dari Surabaya dan dari luar Surabaya bisa sharing," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Teknologi dan Informasi Polda Jatim.
Apa yang menjadi keinginan Yoyok ini juga diamini KONI Jatim. KONI Jatim mendorong agar PJSI Jatim memperbanyak kepengurusan di tingkat kabupaten/kota. Pasalnya, hingga saat ini hanya ada 13 pengcab/pengkot yang ada di Jatim. Jumlah tersebut tentu sangat minim, karena olah raga bela diri asal Jepang ini sebenarnya juga sangat populer di masyarakat Jatim.
"Semakin banyak pengcab/pengkot maka akan mempermudah pengprov untuk mencari atlet berbakat," kata Dhimam Abror, Ketua Harian KONI Jatim.
Sementara itu, di GOR Judo Surabaya, Minggu (7/9/2014) digelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Judo Senior yang diikuti 111 atlet dari 9 pengcab/pengkot.
Juara umum diraih Surabaya (13 emas, 8 perak, dan 6 perunggu), runner up diraih Sidoarjo (2 emas, 2 perak, dan 7 perunggu), dan peringkat tiga diraih Pasuruan (1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu). Sedangkan atlet putra terbaik diraih Feldi Rendra dari Pasuruan, dan atlet putri terbaik diraih Yuliati dari Surabaya.