Aksi Pencurian di SKPD Marak, Pukulan Berat Bagi Pemkot Malang

Menurutnya, aksi pencurian itu menunjukkan bahwa sistem keamanan di instansi Pemkot Malang masih lemah.

Aksi Pencurian di SKPD Marak, Pukulan Berat Bagi Pemkot Malang
surya/hayu yudha prabowo
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara pencurian di Telecenter Daragati milik Pemkot Malang di Jalan Mayjend Sungkono No 63 Kota Malang, Rabu (3/9/2014). 

SURYA Online, MALANG - Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji merasa gerah dengan aksi pencurian yang meneror beberapa kantor instansi di lingkungan Pemkot Malang dalam dua pekan ini.

Menurutnya, aksi pencurian itu menunjukkan bahwa sistem keamanan di instansi Pemkot Malang masih lemah.

"Aksi pencurian ini menjadi pukulan bagi Pemkot Malang. Sistem keamanan di SKPD masih menjadi tanda tanya. Kami juga meminta maaf kepada masyarakat dengan peristiwa pencurian di intsansi Pemkot Malang," kata Sutiaji, Kamis (4/9/2014).

Sebelumnya, kantor Telecenter Daragati milik Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Malang, di Jl Mayjend Sungkono, Kedungkandang, dibobol maling, Rabu (3/9/2014).

Dua pekan sebelumnya, aksi pencurian juga terjadi di ruang Bagian Umum yang berada di lingkungan Balaikota Malang, Kamis (21/8/2014).

Pencuri menggasak uang tunai Rp 21 juta yang disimpan di dalam brankas di ruangan tersebut.

Dengan banyaknya kejadian ini, Sutiaji meminta semua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Malang untuk lebih waspada.

Sistem keamanan di masing-masing SKPD harus lebih ditingkatkan.

"Keamanan kantor manjadi tanggung jawab masing-masing SKPD. Jangan mengandalkan Satpol PP, karena jumlah personelnya terbatas. Sistem keamanan seperti CCTV juga harus dilengkapi di tiap kantor SKPD," ujarnya.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved