Pemkot Malang Dibobol Maling

Uang Yang Digasak Maling Itu Rapelan Gaji PNS

Uang rapelan tersebut baru diambil Bagian Umum dari Bank Jatim, Rabu (20/8/2014).

Uang Yang Digasak Maling Itu Rapelan Gaji PNS
tribunnews
Ilustrasi uang 

SURYA Online, MALANG - Kepala Bagian Umum Pemkot Malang, Zulkifli Amrizal menyatakan, uang Rp 21 juta yang hilang dibawa pencuri merupakan uang rapelan gaji pegawai negeri sipil (PNS) Sekretariat Pemkot Malang.

Uang rapelan tersebut baru diambil Bagian Umum dari Bank Jatim, Rabu (20/8/2014).

"Rencananya mau kami bagikan ke PNS yang menerima hari ini (Kamis)," kata Zulkifli, Kamis (21/8/2014).

Dikatakannya, uang rapelan yang diambil dari Bank Jatim Rp 25 juta.

Sekitar Rp 4 juta sudah dibagikan ke PNS yang menerima rapelan. Selebihnya, Rp 21 juta disimpan di brankas ruang Bagian Umum.

"Uang rapelan itu untuk sisa gaji pegawai yang belum terbayarkan. Beberapa pegawai ada yang naik pangkat dan dapat tambahan gaji. Tambahan gaji yang belum dibayarkan itu baru cair sekarang," ujarnya.

Pegawai yang menerima rapelan, kata Zulkifli, rata-rata eselon II dan eselon III. Jumlah pegawai yang menerima rapelan sekitar 200 orang dari sembilan di Sekretariat Pemkot Malang.

Sebelumnya, ruang penyimpanan barang di Bagian Umum Pemkot Malang dibobol maling, Kamis (21/8/2014).

Pencuri menggasak uang tunai Rp 21 juta yang disimpan di dalam brankas di ruangan tersebut.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved