Breaking News:

Bangun Penyimpanan CNG di P Bawean

Kalau pasokan CNG terbatas, dan cuaca buruk, maka bisa kembali pakai solar lagi untuk hidupkan listrik di Bawean

SURYA Online, SURABAYA – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakui beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berbahan bakar CNG (gas alam terkompresi) di Pulau Bawean, Gresik, akan menghadapi tantangan tersendiri.

Salah satunya, adalah masih terbatasnya jumlah tabung CNG, sehingga bisa timbul masalah bila cuaca buruk sehingga mengakibatkan tersendatnya pengiriman CNG yang sudah diisi ulang.

Namun, menurut pihak PT Dharma Pratama Sejati (DPS), yang menjadi pemasok CNG ke PLTMG Bawean, kendala tersebut bisa diselesaikan. General Manager PT DPS, Zulfa Rafiq Iskandar menyebut, permasalahan ini, akan diatasi dengan membangun pusat penyimpanan CNG di Pulau Bawean.

“Jadi mondar-mandir kapal untuk mengisi ulang CNG bisa dikurangi frekuensinya. Selain itu, pada akhir tahun, akan beroperasi kapal khusus untuk mengangkut CNG tersebut,” ujar Zulfa.

Sebelumnya, Direktur Operasi Jawa-Bali-Sumatera PT PLN, Ngurah Adnyana, menyebut, salah satu tantangan terbesar adalah, masih terbatasnya jumlah tabung penyimpan CNG yang dimiliki PLTMG di Bawean.

Karena jumlah tabung yang ada hanya bisa menyimpan pasokan CNG selama dua hari, maka kendala bisa timbul bila cuaca buruk, sehingga pengiriman CNG yang lewat kapal, tersendat.

“Saya pikir ini tantangan yang harus dihadapi, karena kalau pasokan CNG terbatas, dan cuaca buruk, maka bisa kembali pakai solar lagi untuk hidupkan listrik di Bawean,” ujar Ngurah.

Tags
Bawean
Penulis: Aji Bramastra
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved