Aksi Massa Capil Hitam di Depan Kejari Lamongan

Bakar dupa dan kemenyan, sejumlah mahasiswa Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Sukodai yang tergabung dalam Gerakan Capil Hitam

Aksi Massa Capil Hitam di Depan Kejari Lamongan
surya/hanif manshuri
Aksi massa Capil Hitam di depan Kejari Lamongan, Senin (11/08/2014). 

SURYA Online, LAMONGAN - Bakar dupa dan kemenyan, sejumlah mahasiswa Universitas Islam Darul Ulum (Unisda) Sukodai  yang tergabung dalam Gerakan Capil Hitam demo di Kantor Kejari, Senin (11/08/2014).

Selain membakar dupa dan kemenyan, mereka juga ada yang berpakaian pocong sembari terus berorasi di pintu utama pagar Kejari.

Gerakan Capil Hitam yang kedua kalinya menyerukan berbagai tuntutan dengan grand gerakan yang berbeda dengan gerakan - gerakan sebelumnya, namun tetap sesuai dengan tuntutan semula, yakni meminta Kejari segera memutuskan terkait kasus - kasus yan ada di Kejaksaan.

"Kejari harus tegas dan tidak tebang pilih dan jangan menjadikan kasus yang ada sebagai mesin uang untuk oknum - oknum tertentu,"tegas Epep, Koordinator aksi.

Massa yang bergerak dari jalan Veteran ini tetap sesuai pada tuntutannya pada kali pertama aksi.

Kali ini demonya ditambah dengan aksi teatrikal. Teatrikalnya disuguhkan di tengah jalan pintu pagar diungkapkan sebagai pesan kepada Kajari dan semua karyawan Kejari.

Dengan komat - komit gaya dukun mengucap mantra, para mahasiswa ini mengundang tuyul. Dan ternyata dua pocong manusia hidup masuk menuju pintu Kejari.

Mereka menuntut agar kasus - kasus korupsi yang ditangani Kejari segera diselesaikan. Massa bertekad akan mengawal indenpendensi isntitusi keadilan hingga mampu mencerminkan sebuah keadilan yang benar - benar adil tanpa pandang bulu.

"Dan kita mendukung penuh langkah Kejari menuntaskan semua kasus korupsi besar yang ada di Lamongan,"tegas Epep.

Tags
massa
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Heru Pramono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved