Breaking News:

Mengintip Omah Djadoel Blitar

Blitar bukan cuma makam proklamator Bung Karno saja, yuk intip museum omah djadoel yang unik ini...

Mengintip Omah Djadoel Blitar
Aji Kusuma Atmaja

Oleh : Aji Kusuma Atmaja
Alumnus Universitas Airlangga Surabaya

BERKUNJUNG ke Blitar mungkin yang terpikirkan adalah kota kecil dengan makam Bung karno sebagai ikon wisata kebanggaan. Tentu bukan hanya itu. Kini Blitar memiliki museum wisata Omah Djadoel berdiri di dekat makam Bung Karno. Sangat menarik bagi pengunjung setelah berziarah ke makam Bung Karno.

Untuk dapat melihat koleksi dari Omah Djadoel pengunjung cukup membayar Rp 5.000 per orang sebagai tiket masuk. Di depan pintu masuk pengunjung akan melihat berbagai tanaman dan replika delman, kereta kuda serta ukiran berbahasa Jawa di pintu masuk. Kursi kuno yang dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan barang menambah pengetahuan tentang keunikan barang tradisi yang ada di Museum Omah Djadoel Blitar ini.

Masuk museum, pengunjung akan didampingi pemandu Omah Djadoel yang siap menjelaskan dan menjawab pertanyaan pengunjung mengenai semua sejarah benda koleksi di museum unik ini. Seperti asal mula dan tahun pembuatan dari koleksi yang ada, baik filosofi, makna, hingga tradisi benda koleksi.

Misalnya koleksi porselen dari China yang indah yang dipajang di dalam Omah Djadoel yang memberikan gambaran tentang kebudayaan China yang masuk ke Indonesia menjelaskan tentang hubungan Indonesia dengan dunia internasional, khususnya dengan kerajaan China.

Sungguh menjadi pemaparan menarik pemandu bagi tamu dan pengunjung Omah Djadoel dalam mengenal sejarah bangsanya. Wadah air porselen China yang dapat berbunyi ketika tangan menggosok pinggirannya menjadi suatu nilai yang menjelaskan tentang keistimewaan barang unik tersebut.

Ada juga radio kuno, piringan hitam yang tertata rapi di atas meja menjadi suatu pemandangan mengenai keunikan alat komunikasi tradisional yang kini telah jarang digunakan dalam kehidupan masyarakat modern.

Sementara di bagian belakang museum Omah Djadoel terdapat miniatur rumah kuno yang di dalamnya terdapat perabot tentang rumah masa lalu. Seperti dapur yang masih menggunakan kayu sebagai perapaiannya merupakan hal yang menambah wawasan untuk mengenal lebih dekat kehidupan masa lampau. Ada toples makanan hingga alat permainan masa lalu yang kini mungkin sudah jarang digunakan oleh masyarakat karena tergerus zaman.

Tak pelak, museum Omah Djadoel menjadi salah satu alternatif dalam mengenal dan memahami sejarah bangsa Indonesia di samping makna nasionalisme Bung Karno, dalam satu area.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved