Pemkab Ngotot Bangun Lahan Parkir Sarangan

Dulu harga beton per kubik sekitar Rp 200 ribu, saat ini sudah mencapai sekitar Rp 1.050 juta.

SURYA Online, MAGETAN - Pemkab Magetan tetap melakukan pengadaan tanah untuk lahan parkir di Sarangan, karena rancang bangun parkir tingkat empat yang sudah dibangun satu lantai disebelah Barat terminal Sarangan itu, dinilai tidak efisien lagi. Selain itu, pembangunan tingkat empat di wilayah Sarangan sangat berbahaya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Ka DPU) Ir Hergunadi mengakui, saat rancangan parkir bertingkat itu dibuat, harga beton (pasir, semen, batu kroco, besi beton) per kubiknya sekitar Rp 2 juta. Saat ini harga beton sudah empat kali lipat.

"Dulu harga beton per kubik sekitar Rp 200 ribu, saat ini sudah mencapai sekitar Rp 1.050 juta. Harga itu belum pasti lho, karena harga material bangunan terus menaik saat ini," kata Hergunadi.

Lantaran itu, lanjut Hergunadi, pemkab tetap bertekad pengadaan lahan untuk tempat parkir di Sarangan. Meski tokoh masyarakat Sarangan menentang, karena lahan parkir sudah ada. "Informasinya pemkab sudah dapat, letaknya tidak jauh dari portal pintu masuk Mandoran. Tapi ini masih nego, karena mintanya Rp 2,5 miliar pemkab menawar Rp  1,5  miliar," ujarnya.

Menurut Hergunadi, warga masyarakat di Sarangan jangan lebih dahulu berburuk sangka. Pemkab kalau pun melakukan pengadaan tanah, pastinya mencari lahan milik rakyat, bukan membuka hutan lindung Sarangan. "Pemkab bukannya membuka hutan lindung baru, nantinya cari lahan warga," kata Hergunadi.

Tags
Sarangan
Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Adi Agus Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved