Arus Balik Lebaran
Jumlah Pemudik Diprediksi Menurun
Kalau saya izinkan promosi di sini, malah semakin habis penumpang. Kasihan para sopir dan pemilik angkutan
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA Online, MALANG - Jumlah pemudik yang berangkat dan datang di Terminal Arjosari Kota Malang Tahun 2014, diprediksi menurun dibanding tahun lalu. Penurunan ini diduga, salah satunya karena banyaknya program mudik gratis yang diselenggarakan pihak swasta dan Pemerintah.
Tercatat hingga Senin (21/7/2014) hingga Jumat (1/8/2014), total penumpang yang datang dan berangkat di terminal antar kota ini mencapai 262.377 orang, sedangkan Tahun 2013, dalam rentang 12 hari Operasi Ketupat tercatat 320.699 penumpang. Sementara total penumpang selama rentang 16 hari arus mudik dan balik, terdapat 438.903 penumpang.
Dengan kurang empat hari arus mudik dan balik, serta selisih, 176.526 penumpang dibanding tahun lalu, diprediksi penumpang tahun ini menurun. Dari data di Terminal Arjosari, jumlah penumpang tertinggi Kamis (31/7/2014) dengan 29.271 penumpang.
“Turunnya berapa, belum bisa diprediksi sebelum data seluruh pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran masuk semua,” terang Kepala Tata Usaha Terminal Arjosari, Agus Rustandi, Sabtu (2/8/2014).
Jumlah penumpang terbanyak dalam sehari, juga mengalami penurunan. Tahun 2013, pada H+3 Lebaran jumlah penumpang mencapai 41.973 orang. Penurunan juga terlihat jelas pada jumlah perjalanan (RIT) dibanding tahun lalu.
Tahun 2013, ada 16.469 perjalanan bus keluar dan masuk Terminal Arjosari. Pada 12 hari pelaksanaan Operasi Ketupat, jumlah perjalanan mencapai 12.592. Sementara Tahun 2014, 12 hari pelaksanaan Operasi Ketupat jumlah perjalanan hanya 10.018 perjalanan.
Agus menambahkan, penurunan penumpang salah satunya karena banyaknya program mudik gratis. Karena itu pihaknya jauh-jauh hari melarang segala bentuk promosi mudik gratis di Terminal Arjosari. “Kalau saya izinkan promosi di sini, malah semakin habis penumpang. Kasihan para sopir dan pemilik angkutan,” katanya.