Breaking News:

Lebaran Mubarak

Kaos Suramadu Laris Manis

Sejak H-2 Lebaran, saya tutup jam sembilan malam. Biasanya selepas Maghrib langsung tutup.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Wahjoe Harjanto
Kaos Suramadu Laris Manis
surya/ahmad faisol
LARIS MANIS - Pengunjung PKL Suramadu, Katrina tengah memilih kaos di PKL Suramadu, Jumat (1/8/2014).

SURYA Online, BANGKALAN - Liburan Lebaran menjadi berkah bagi para penjual kaos, batik dan souvenir di sekitar Jembatan Suramadu sisi Madura. Kaos bergambar Suramadu paling diminati para pengunjung yang mayoritas berasal dari luar Madura.

Dalam sehari, penjualan kaos gambar Suramadu mampu menghabiskan dua hingga tiga lusin di satu lapak PKL. Tentu saja, penjualan sebanyak itu menjadi hal langka bagi pedagang. "Hari-hari biasa tidak mungkin menghabiskan satu lusin kaos. Laku satu saja sudah untung," ungkap pemilik stand PKL Siramadu, Sumiatun, Jumat (1/8/2014).

Untuk itu, momen liburan Lebaran tidak disia-siakan oleh Mia, begitulah Sumiatun disapa. Ia memilih menutup lapak lebih malam daripada hari biasa. "Sejak H-2 Lebaran, saya tutup jam sembilan malam. Biasanya selepas Maghrib langsung tutup. Kalau bukanya tetap jam tujuh pagi," jelasnya.

Setiap potong kaos bergambar Suramadu dijual dengan harga rata-rata Rp 30.000. Tiap hari, Mia mampu mendulang uang Rp 1 juta, lebih tinggi 60 persen dari hasil penjualan di hari-hari biasa.

Selain kaos Suramadu, pakaian khas Madura lengkap dengan odengnya dihargai Rp 75.000, untuk ukuran anak-anak berada di urutan penjualan tertinggi kedua. Disusul batik yang dijual dengan harga terendah Rp 75.000 per potong. "Kalau hari biasa paling dapat Rp 400.000," pungkasnya.

Pengunjung asal Makassar, Sulawesi Selatan, Katrina mengaku, bukan kali ini saja berkunjung ke Madura di saat liburan Lebaran karena ibunya berasal dari Kabupaten Sumenep, Madura.

Kendati demikian, sanak saudara di Makassar tetap saja titip kaos Suramadu. "Ini saya beli 20 untuk keponakan dan saudara yang lain. Tiap tahun ya beli kaos ini," tuturnya kepada SURYA Online.

Tags
kaus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved