Polresta Probolinggo Bangun Monumen Kecelakaan Maut Tongas
Harapannya, pengguna jalan yang lewat dapat lebih berhati-hati di lokasi yang rawan kecelakaan ini.
Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA Online, PASURUAN- Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, serta memberikan peringatan supaya pengguna jalan lebih waspada saat berkendara , Jajaran Kepolisian Resort Probolinggo mendirikan monumen di Jalan Raya Tongas. Monumen dari bangkai kendaraan yang mengalami kecelakaan pada 28 Desember 2013 lalu itu, dipasang di dekat lokasi kecelakaan di Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
Di lokasi tersebut, telah terjadi kecelakaan antara mobil pikap Mitsubishi dengan nomor polisi B 2625 XCU dengan sebuah truk dengan nomor polisi P8568 UL, pada Sabtu (28/12) sekitar pukul 16.00. Akibat kecelakaan tersebut, 18 orang meninggal dunia di TKP, dan dua orang meninggal di Rumah Sakit, serta 12 orang mengalami luka-luka.
Kapolres Pasuruan, AKBP Iwan Setiawan, menuturkan monumen laka Tongas dapat membantu memberi peringatan kepada pemudik lebaran. Harapannya, pengguna jalan yang lewat dapat lebih berhati-hati di lokasi yang rawan kecelakaan ini.
"Kami ingin meningatkan pada 28 Desember lalu, telah terjadi kecelakaan yang menewaskan 20 orang. Kami tidak mau kejadian itu terulang kembali," kataAKBP Iwan Setiawan, Kamis (24/7/2014).
Dia juga mengingatkan supaya pemudik tidak menggunakan kendaraan bak terbuka. "Supaya pemudik tidak menggunakan kendaaraan bak terbuka," terangnya.
Monumen yang diberi nama Monumen Laka Tongas itu, memiliki ketinggian sekitar lima meter. Pada bagian atas monumen dipasang bangkai pikap yang hancur setelah bertabrakan dengan truk. Pengguna kendaraan dapat melihat monumen tersebut dari jarak sekitar lima kilometer.