Lebaran Mubarak

Guru Dilarang Cuti Bersama

Para guru pun diharuskan bekerja pada tanggal 4 Agustus 2014 tanpa perkecualian.

SURYA Online, SURABAYA – Ketika seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) menikmati cuti bersama mulai tanggal 30 Juli hingga 1 Juli 2014, hal berbeda dirasakan para guru.

Ketentuan cuti bersama yang diatur dalam surat keputusan bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi itu, tidak berlaku bagi para pendidik.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Sekretariat Kota Surabaya Hendro Gunawan, Nomor 850/3674/436.7.6/2014 yang diterima Dinas Pendidikan Surabaya, Senin (21/7/2014). 

Dijelaskan Humas Dindik Surabaya Eko Prasetyaningsih, meski para guru tidak diperbolehkan cuti bersama, tetapi mereka tetap bisa libur hingga tanggal 3 Agustus 2014.

Hal ini beralasan karena sesuai Pasal 8 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti Pegawai Negeri, libur guru ini menyesuaikan dengan liburan siswa.

“Karena siswa libur mulai tanggal 28 Juli hingga 2 Agustus 2014, jadi meskipun tidak cuti otomatis mereka tetap bisa libur di tanggal itu,” terang Eko ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/7/2014).

Selama liburan, Eko meminta kepada seluruh sekolah untuk melaksanakan piket mulai tanggal 26 Juli hingga 3 Agustus 2014 dengan memantau atau melaksanakan pengecekan terhadap keamanan kantor selama hari libur, terutama terkait listrik, komputer dan sistem air.

Para guru pun diharuskan bekerja pada tanggal 4 Agustus 2014 tanpa perkecualian. Biasanya, hari pertama kerja akan ada sidak dan pengawasan dari tim Pemkot. Karena itu Eko berharap semua jajaran Dinas Pendidikan Surabaya menaati hal itu. 
 

Penulis: Musahadah
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved