Senin, 20 April 2026

Industri Makanan : Produksi Meningkat Seiring Konsumsi Energi

"Pemikirannya sederhana. Bagaimanapun makanan adalah kebutuhan orang, dan itu tidak bisa ditunda,"

Penulis: Aji Bramastra | Editor: Adi Agus Santoso

SURYA Online, SURABAYA - Pelaku industri makanan mengakui, konsumsi energi mereka meningkat seiring dengan melonjaknya omzet dan kapasitas produksi.

Raksasa industri makanan asal Sidoarjo, PT Sekar Laut, mendapat kenaikan penjualan sebanyak 20 persen pada Lebaran tahun ini. Hal ini berimbas pada meningkatnya pengunaan energi.

Direktur Keuangan PT Sekar Laut Tbk, John Canfi Gozal, mengakui salah satu keuntungan dari industri makanan, adalah seringkali tak terpengaruh dengan iklim politik. "Pemikirannya sederhana. Bagaimanapun makanan adalah kebutuhan orang, dan itu tidak bisa ditunda," kata John.

John mengatakan, sebelum lebaran saja, perseroan mampu mempertahankan tradisi pertumbuhan produksi, terlepas iklim politik di tahun ini yang belum stabil. Pada kuartal pertama 2014, perseroan berhasil mencatatkan total realisasi penjualan sebesar Rp 169 miliar.

Angka itu naik 19 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Sekar Laut sendiri sudah lama menjadi pelanggan gas dari PGN. "Konsumsi gas kami memang semakin banyak, dengan melihat pengeluaran kami untuk membayar gas, yang semakin besar. Ini bisa jadi indikasi bahwa kapasitas produksi kami semakin besar," kata John.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved