Kamis, 9 April 2026

Futsal Puslatda Jatim

Futsal Pra PON Jatim Jalankan Promosi-Degradasi

Pelatih Tim Futsal Pra PON Jatim, Andri Irawan, mengaku puas dengan ‘temuan’ 20 pemain yang disaring dalam program seleksi berkala ini.

Penulis: Eko Darmoko | Editor: Heru Pramono

SURYA Online, SURABAYA – Pelatih Tim Futsal Pra PON Jatim, Andri Irawan, mengaku puas dengan ‘temuan’ 20 pemain yang disaring dalam program seleksi berkala ini. Andri mengaku, ke-20 pemain ini sudah mencerminkan kekuatan futsal Jatim.

“Inilah kekuatan futsal Jatim sesungguhnya. Mereka merata berasal dari daerah-daerah di Jatim. Kriteria yang melekat pada diri pemain juga sesuai dengan apa yang kami cari,” tegas Andri Irawan, Sabtu (19/7/2014) malam.

Dijelaskan Andri, beragamnya daerah asal pemain bukan karena ia ingin mengejar ‘asas pemerataan’ bagi skuat Jatim. Namun, Andri memang melihat banyaknya potensi pemain yang tersebar di daerah-daerah.

Selain Surabaya dan Sidoarjo, pemain-pemain tersebut berasal dari Malang, Gresik, Blitar, Kediri, Banyuwangi, Bondowoso, dan Jombang.

“Ini bukan karena mengejar pemerataan pemain dari daerah-daerah. Tapi memang karena potensi di Jatim sangat banyak,” katanya.

Senada dengan manajer Tim Futsal Pra PON Jatim, Dimas Kurniawan, yang menganggap tim ini belum final, Andri juga beranggapan seperti itu. Menurut Andri, komposisi ke-20 pemain itu masih bisa berubah.

Dijelaskan Andri, akan ada sistem promosi dan degradasi. Pemain yang semula tercoret tapi di kemudian hari memiliki kualitas yang meningkat, maka akan dipanggil lagi. Sebaliknya, jika pemain yang sudah terpilih terlihat kualitasnya menurun, maka akan dicoret.

“Kami juga akan memanfaatkan Kejurprov Futsal untuk memantau pemain-pemain Jatim yang belum sempat terpantau. Apa yang kami dapatkan saat ini belum fix, dan bisa berubah,” kata Andri.

Andri bersama ketiga asistennya, Ambar Supriyanto, Eko M Purbo, dan Agus Himawan akan berupaya keras untuk memoles Septian ‘Caca’ Dwi Candra agar mengkilat di kualifikasi PON cabor futsal. Rencananya, kualifikasi ini akan digeber 2015 mendatang. Jika lolos kualifikasi, maka Jatim akan berlaga di PON XIX/2016 di Jabar.

“Pesan kami, kepada pemain-pemain yang tidak lolos seleksi, mereka harus terus giat berlatih untuk meningkatkan kualitasnya. Jangan putus asa,” imbuh mantan pelatih Timnas Futsal Indonesia ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved