Gergaji Pohon Timpa Diri Sendiri hingga Tewas

Paidi (50), warga Dusun Bacem, Desa Bening, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, tewas dengan kepala remuk saat menebang pohon

Gergaji Pohon Timpa Diri Sendiri hingga Tewas
foto:ist
ilustrasi

SURYA Online, MOJOKERTO - Paidi (50), warga Dusun Bacem, Desa Bening, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, tewas dengan kepala remuk saat menebang pohon ukuran besar di kampungnya, Kamis (17/7/2014).

Pria yang biasa "nebas" atau mborong kayu ini tewas seketika persis di lokasi korban menebang pohon wadang dengan gergaji mesin atau senso.

Informasi yang diterima Surya Online, Paidi sebenarnya tidak sendiri saat menebang pohon besar tersebut. Di ditemani Ngatiman.

"Saat semangat menebang pohon besar itu, Paidi dalam posisi memegang tampar yang diikatkan pada pohon. Korban tertimpa pohon dan tewas di lokasi penggergajian," kata Kapolsek Gondang AKP Shodiq.

Keduanya sebenarnya berhasil menebang pohon wadang berdiameter 50 cm tersebut. Namun ketidakcermatan Paidi gagal mengantisipasi pohon yang berhasil ditebang meluncur liar. Batang besar pohon itu pun menghantam kepala korban hingga tewas mengenaskan.

Paidi sang penebas pohon awalnya membeli sebuah pohon milik salah seorang tetangganya. Korban sepakat menebang pohon tersebut dengan dibantu Ngatiman, teman Paidi yang biasa menebang pohon bersama.
Ngatiman yang memotong pohon dengan senso. Paidi yang biasanya mengendalikan potongan pohon dengan tampar agar tumbangnya tak liar.

Namun naas kali ini menimpa Paidi yang sudah bertahun-tahun pemborong batang pohon. Dia tewas di tempat kerjanya. Ada warga yang melihat prosesi penebangan hingga merenggut nyawa Paidi. Kapolsek Shodiq menyatakan bahwa hasil olah TKP tidak ada unsur kesengajaan. Murni musibah," kata Shodiq.

Tags
Tabebuya
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Heru Pramono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved