PON Remaja 2014
Berlangsung Tidak Serius
Pemprov Jatim juga harus menyesuaikan dari Pemerintah Pusat untuk suport pendanaan PON Remaja di Surabaya ini.
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA Online, SURABAYA - Minimnya pendanaan PON Remaja I/2014 di Surabaya, membuat Jawa Timur tidak bisa menjanjikan berlangsung maksimal dan diprediksi berjalan seadanya menyesuaikan anggaran yang ada.
Pemerintah Pusat selaku penyandang dana pelaksanaan PON Remaja 2014, hanya mengalokasikan dana Rp 10 miliar. Dengan dana sebesar itu, dipastikan tidak ada venue baru atau direnovasi. Awalnya, jika dana dari Pemerintah Ousat cukup, bakal dialokasikan untuk melakukan renovasi beberapa venue yang rusak.
"Seperti atletik, jelas tidak bisa dilakukan di lintasan atletik Stadion Delta Sidoarjo karena rusak. Terpaksa harus menggelar di lintasan Unesa (Universitas Negeri Surabaya) yang tidak ada tribun dan tempat pemanasannya," kata Dhimam Abror, Ketua Harian KONI Jatim, Senin (14/7/2014).
Mantan Ketua Pengprov PSSI Jatim ini menambahkan, hingga kini dana baru dijanjikan dan belum tahu kapan bisa keluar. Pemprov Jatim juga harus menyesuaikan dari Pemerintah Pusat untuk suport pendanaan PON Remaja di Surabaya ini.
"PON Remaja memang makin dekat tapi soal dana belum jelas semua," terang Abror.
15 Cabor yang bakal ditandingkan di PON Remaja, yakni sepak bola, bulu tangkis, bola basket, voli pantai, senam ritmik, senam aerobik, pencak silat, atletik, renang, tenis lapangan, tenis meja, judo, menembak, panahan dan loncat indah.