Rabu, 22 April 2026

Mengenal Sosok Prof Dr Ahmad Erani Yustika

Prof Erani itu ramah, kalau mengajar selalu santai dan yang utama gaul

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA Online, MALANG – Nama Prof Dr Ahmad Erani Yustika menjadi tenar setelah Komisi Pemilihan Umum mendapuknya sebagai Moderator Debat Capres kedua yang bakal berlangsung Minggu (15/6/2014). Siapa dia?

Ahmad Erani Yustika, pria kelahiran di Ponorogo 1973, alumni Universitas Brawijaya Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangungan (IESP) Fakultas Ekonomi dan lulus Tahun 1996.

Menurut penuturan beberapa rekannya, Erani sudah menonjol di bidang akademik sejak kuliah. Bahkan, ia juga aktif di berbagai organisasi kampus, terutama yang terkait bidang tulis menulis.

Menurut rekan kuliahnya, Bachtiar Effendy (37), Erani pernah di Lembaga Pers Mahasiswa Indikator di Fakultas Ekonomi. “Selain itu dia juga pernah menjadi bagian dari Redaksi Kavling10 (dulu bernama Unit Aktivitas Pers Kampus Mahasiswa Universitas Brawijaya),” katanya.

Selain itu, Erani juga pernah memimpin Redaksi Media Ketawanggede, salah satu media di UAPKM UB. Selepas lulus kuliah, aktivitas Erani juga tak jauh dari bidang tulis menulis.

Berbekal kemampuan akademik yang baik, ia lantas menulis opini di berbagai media lokal dan nasional, seperti Kompas ataupun Jawa Pos. Jumlah tulisannya sampai kini sudah mencapai ratusan buah.

Karena kemampuan akademiknya yang sangat mumpuni, Erani kemudian menjadi dosen di UB. Langkah-langkah yang ia ambil sebelumnya juga ampuh dalam menapaki jenjang karirnya saat ini.

Hal tersebut terbukti dengan kepercayaan yang diembankan padanya melalui berbagai jabatan yang pernah diduduki, yaitu Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Direktur Eksekutif INDEF (Institute for Development of Economics and Finance) dan Anggota BSBI (Badan Supervisi Bank Indonesia), lalu kini didapuk sebagai moderator Debat Capres.

Saat Surya menghubunginya, Kamis (12/6/2014), Erani yang sudah berada di Jakarta sejak Selasa (10/6/2014) mengatakan, ponselnya tengah error karena itu ia hanya menjawab pertanyaan melalui SMS saja, namun pertanyaan terkait Debat Capres tak mau ditanggapinya.

“Mas, Maaf saya tak diperkenankan membuat pernyataan apapun oleh KPU soal debat ini. Mohon dimaklumi, Thanks,” tulis Erani melalui selulernya.

Kendati demikian, Erani menjelaskan kalau dirinya tak terlalu mempersiapkan soal penampilannya sebagai moderator. “Hehehe… persiapan ya biasa aja Mas. Lebih banyak teknis terkait dengan pengaturan waktu debat, gladi resik dll,” katanya.

Menurut para mahasiswanya, Erani adalah sosok yang ramah dan selalu memahami banyak persoalan. Karena itu banyak mahasiswa yang senang padanya, terlebih ia kini dipilih sebagai moderator oleh KPU Indonesia.

“Prof Erani itu ramah, kalau mengajar selalu santai dan yang utama gaul,” kata Sari, salah satu mahasiswa UB yang Surya temui Kamis (12/6/2014).

Biodata :
Nama Lengkap  :  Ahmad Erani Yustika, SE; M.Sc; PhD.
Tempat dan Tanggal Lahir  :  Ponorogo, 22 Maret 1973
Riwayat Pendidikan  :  Sarjana (S1) Fakultas Ekonomi dan Studi pembangunan Universitas Brawijaya (1996), Post Graduate (MSc) spesialisasi Ekonomi Kelembagaan, University of Göttingen, Jerman (2001). (melalui beasiswa GTZ dan DAAD), Doktoral (Phd) spesialisasi Ekonomi Kelembagaan, University of Göttingen, Jerman (2005). (melalui beasiswa GTZ dan DAAD).

Pengalaman Organisasi  :
Pimpinan Redaksi INDIKATOR.
Pimpinan Redaksi UAPKM (kavling 10).
Ketua BPM (sekarang DPM)
Kepala Birokrasi dan Strategi Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Seluruh Indonesia (ISMEI).

Riwayat Profesi  :
1997-sekarang Dosen Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya.
2007-2009 Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi, Pascasarjana Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya.
2009-2010 Pembantu Dekan I (Akademik) Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya.
2008 – sekarang Direktur Eksekutif INDEF (Institute for Development of Economics and Finance), Jakarta.
2010 - sekarang menjadi Anggota BSBI (Badan Supervisi Bank Indonesia).

Prestasi :
2006 dan 2009 terpilih sebagai Dosen Berprestasi I Universitas Brawijaya (dan dosen berprestasi tingkat nasional).
2007 terpilih sebagai penulis buku paling produktif di Fakultas Ekonomi – Universitas Brawijaya.
Mulai 1 Juni 2010 diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Ekonomi Kelembagaan di Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya (pengukuhan dilakukan pada 30 Desember 2010).
Guru Besar termuda Universitas Brawijaya (pengukuhan pada usia 37 tahun).

KARIR  :
Ketua Program Studi Magister Ilmu Ekonomi Pascasarjana Fakultas Ekonomi - Universitas Brawijaya2007-
Ketua Pusat Dokumentasi dan Publikasi Ilmiah Fakultas Ekonomi - Universitas Brawijaya 2005-2007
Ketua Badan Penerbitan Fakultas Ekonomi - Universitas Brawijaya 2005-2007


Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved