Pangdam V/Brawijaya Malu Senior Buka Aib TNI Sendiri

Kalau kita saling memuji sesama rekan dan saling menghormat tentu akan lebih baik

Penulis: Wahjoe Harjanto | Editor: Wahjoe Harjanto
Pangdam V/Brawijaya Malu Senior Buka Aib TNI Sendiri
surya/wahjoe harjanto
Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko

SURYA Online, SURABAYA - Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Eko Wiratmoko mengaku prihatin dengan perilaku para seniornya yang sudah pensiun dan kini memilih jalur politik, tanpa merasa berdosa justru membuka aib TNI. Mereka lupa Sapta marga dan Sumpah Prajurit yang harusnya etrtanam hingga tembakan salvo mengantar.

"Saya prihatin, para senior yang seharusnya menjaga jiwa korsa, ternyata bisa terpecah belah, menghujat dan clometan membongkar aib sendiri. Seharusnya, jiwa korsa harus dijaga hingga tembakan salvo mengantar," tegas Wiratmoko di Surabaya, Rabu (11/6/14).

Mantan Pangdam VII/Pattimura Maluku itu prihatin dan malu dengan sikap para senior yang dulu selalu mendengungkan dan mengagungkan jiwa korsa pada anak buahnya. "Saya mau bilang apa pada anak buah melihat para senior dengan bintang tiga bahkan empat dipundaknya jadi seperti ini," ujar jenderal bintang dua itu.

Saat bersilaturahmi dengan para jurnalis, Wiratmoko juga heran, para senior tersebut berubah dan mudah diadudomba oleh orang luar TNI, padahal mereka semua dulu berasal dari kesatuan yang sama saat masih aktif sebagai TNI.

"Pak Hendropriyono, Pak Luhut Panjaitan dan Pak Prabowo itu semua dari Kopassus, saya juga dari Kopassus, bagaimana mungkin yang lain ingin menjatuhkan yang satu. Saya tahu karena saat itu masih junior mereka. Bahkan ada komitmen diantara mereka untuk menjaga kekompakan," tegas Wiratmoko.

Dia berharap, para senior itu menyadari kesalahannya dan mengubah prilaku saling menghujat sebab yang terkena dampaknya adalah nama besar TNI. "Menjaga kehormatan itu tidak hanya sampai pensiun, melainkan hingga akhir hayat. Berhenti saat ada tembakan salvo menuju liang lahat," katanya.

Alangkah baiknya, jika mereka para senior itu, meski berada pada kepentingan politik yang berbeda, tetapi saling memuji sehingga alumni TNI ini memang benar-benar mempunyai martabat yang patut dibanggakan.

"Kalau kita saling memuji sesama rekan dan saling menghormat tentu akan lebih baik," pungkasnya.

Tags
aib
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved