Gerbong Mutasi Polri Kembali Bergulir
Kapolres Jombang dan Kapolres Banyuwangi Diganti
Pada surat pertama bernomor : ST/1157/V/2014, terhitung ada 56 orang Pamen Polri terkena mutasi.
Penulis: M Taufik | Editor: Parmin
SURYA Online, SURABAYA - Mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Kali ini, giliran perwira menengah (Pamen) yang terangkut gerbong mutasi sebagaimana dua surat telegram Kapolri yang dikeluarkan 28 Mei 2014.
Pada surat pertama bernomor : ST/1157/V/2014, terhitung ada 56 orang Pamen Polri terkena mutasi. Semuanya berpangkat AKBP dan Kombes Pol. Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.
Pada surat telegram ini, untuk wilayah Jawa Timur ada nama Kombes Pol Nana Sujana, Analis Kebijakan Madya Bidang Ekonomi Baintelkan Polri yang diangkat menjadi Direktur Intelkan Polda Jatim.
Sedangkan Direktur Intelkam Polda Jatim Kombes Pol Adhi Dharma berpindah tugas menjadi Kabagprod Roanalis Baintelkam Polri.
Selain itu, AKBP Suyono, Kabag PSI Brio SDM Polda Jatim diangkat menjadi Kabaglab PSI Ro PSI SDM Polri. Posisinya digantikan AKBP Cucuk Trihono, sebelumnya Kapolres 50 Kota, Polda Sumatra Barat.
Sedangkan pada surat telegram kedua, bernomor : ST/58/V/2014, tecatat ada 14 orang Pamen yang digeser posisinya. Di antaranya, dua nama kapolres di Jawa Timur, yakni Kapolres Jombang dan Kapolres Banyuwangi.
Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf promosi jabatan menjadi Wadirlantas Polda Jatim. Dia mengisi kekosongan jabatan setelah AKBP Agus Santoso digeser menjadi Pamen di Polda NTT beberapa waktu lalu.
Posisi Kapolres Banyuwangi diisi oleh AKBP Tri Bisono Soemiharso, yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Jombang. Sedang jabatan Kapolres Jombang ditempati AKBP Akhmad Yusep Gunawan.
Yusep sebelumnya menjabat Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim. Posisi Yusepdigantikan AKBP Eka Junaedi, Kapolres Halmahera.
"Mutasi di tubuh Polri itu merupakan hal yang biasa. Ada yang dalam rangka promosi, ada yang dalam rangka memasuki masa pensiun dan sebagainya," kata juru bicara Polda Jatim, Kombes Pol Awi Setiyono, Jumat (30/5/2014).
Dalam dua TR itu, totalnya ada 70 Pamen Polri yang terkena mutasi, meliputi Jawa Timur, Mabes Polri, Jawa Tengah, Kalimantan, dan sejumlah polda di Indonesia.